Perjuangan FSPMI Jepara Hadirkan Daycare bagi Anak Pekerja

Perjuangan FSPMI Jepara Hadirkan Daycare bagi Anak Pekerja

Jepara, KPonline – Bupati Jepara, Witiarso Utomo, didampingi dinas terkait menerima audiensi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) bersama perwakilan perusahaan dan lembaga pemerhati kesejahteraan buruh di ruang kerja Bupati, Senin (16/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana penyediaan fasilitas daycare atau penitipan anak di lingkungan perusahaan, khususnya di kawasan industri di Kabupaten Jepara. Program ini ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun ini sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga pekerja, produktivitas kerja, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Jepara sebagai daerah layak anak.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Jepara, Mudrikatun, menegaskan bahwa fasilitas daycare penting bagi pekerja yang harus meninggalkan anak saat jam kerja. Menurutnya, tanpa pengasuhan yang memadai, kondisi tersebut dapat berdampak pada ketahanan ekonomi keluarga pekerja.

Pemerintah Kabupaten Jepara juga mendorong perusahaan untuk berkomitmen dan terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah. Pemkab menargetkan sebelum Juni hingga Juli mendatang, enam perusahaan yang memiliki anggota FSPMI dapat menyerahkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai langkah awal realisasi daycare di perusahaan.

Sementara itu, Ketua Konsulat Cabang (KC) FSPMI Jepara Raya, Yopy Priambudi, menyampaikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan DP3AP2KB Kabupaten Jepara terkait program tersebut. Ia juga menyebut bahwa dinas tersebut akan menjadi pilot project pelaksanaan daycare, serta mendorong perusahaan untuk terus melakukan koordinasi agar program segera terealisasi.

Selain itu, KC FSPMI Jepara Raya juga akan menindaklanjuti arahan Bupati Jepara untuk melakukan pendataan jumlah anak  pekerja usia 0 – 6 tahun yang nantinya akan digunakan sebagai dasar perencanaan program daycare di perusahaan. (sup)