Perjuangan Buruh Berkontribusi Nyata Terhadap Jaminan Kesehatan Nasional

Perjuangan Buruh Berkontribusi Nyata Terhadap Jaminan Kesehatan Nasional

Bekasi, KPonline – Meski tidak berasal dari kalangan buruh, seorang aktivis yang kerap terlibat dalam pergerakan buruh yang tidak ingin disebutkan namanya, menegaskan bahwa kontribusi serikat pekerja dan aksi demonstrasi buruh memiliki dampak nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam terbentuknya sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang saat ini dinikmati oleh mayoritas warga Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap sejumlah pihak yang kerap menyudutkan aksi buruh dan menganggap keberadaan serikat pekerja tidak bermanfaat.

“Orang-orang yang mencibir aksi buruh atau serikat pekerja sebaiknya melihat rekam jejak perjuangan mereka. Banyak hasil konkret yang kini dirasakan masyarakat, salah satunya BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sekitar 75 persen masyarakat Indonesia saat ini menikmati manfaat dari program JKN, baik sebagai PPU (Pekerja Penerima Upah), PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah), maupun PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang dananya bersumber dari APBD dan APBN. Program tersebut juga dikenal luas melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Menurutnya, keberadaan sistem JKN bukan semata hasil keputusan elit penguasa, melainkan buah dari aksi kolektif buruh yang melakukan berbagai gelombang demonstrasi dalam menuntut jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat.

“Kalau hari ini Anda bisa menikmati BPJS, itu juga berkat perjuangan kami di jalanan. Jadi sebelum mencibir, sebaiknya renungkan dulu apakah anda sudah ikut berjuang atau justru sedang menikmati hasilnya?” katanya menutup pernyataan.

Ia pun mengajak masyarakat untuk berdiskusi terbuka tentang sejarah perjuangan buruh jika masih ada yang belum memahami peran penting serikat pekerja dalam memperjuangkan hak-hak dasar rakyat. (Ocha)