Pelantikan PUK SPAI FSPMI PT Polygroup Manufaktur Indonesia, Langkah Awal Perjuangan Buruh di Kendal

Pelantikan PUK SPAI FSPMI PT Polygroup Manufaktur Indonesia, Langkah Awal Perjuangan Buruh di Kendal

Kendal, KPonline – Upaya memperluas gerakan serikat pekerja di Kabupaten Kendal terus dilakukan. Salah satunya melalui pelantikan Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) FSPMI PT Polygroup Manufaktur Indonesia yang dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Aldila Resto, Kendal.

Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para pekerja PT Polygroup Manufaktur Indonesia untuk membangun organisasi serikat pekerja sebagai wadah perjuangan dalam menyampaikan aspirasi, memperjuangkan hak-hak normatif, serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PP SPAI FSPMI, Rahmat Binsar; Wakil Bidang Organisasi PP SPAI FSPMI, Wisnu Handoyo; Wakil Bidang Pendidikan PP SPAI FSPMI, Bung Mubin; serta tim organizer Semarang, yakni Agung Panji Sutisna, Muhammad Toha, dan Yasir Effendi. Sebanyak 30 karyawan PT Polygroup Manufaktur Indonesia turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Terbentuknya serikat pekerja ini berawal dari koordinasi antara salah satu karyawan PT Polygroup Manufaktur Indonesia dengan tim organizer Semarang. Koordinasi tersebut kemudian diteruskan kepada perangkat DPW FSPMI Jawa Tengah dan PP SPAI FSPMI hingga berlanjut pada proses pembentukan organisasi di tingkat perusahaan.

Dalam sambutannya, Panji selaku perwakilan tim organizer menyampaikan bahwa pendirian serikat pekerja merupakan bagian dari upaya mengembangkan organisasi FSPMI di daerah, khususnya di Kabupaten Kendal, yang masih membutuhkan penguatan pengetahuan mengenai serikat pekerja.

“Demi pengembangan organisasi di tingkat daerah dan melihat masih minimnya pengetahuan tentang berserikat di Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Kendal, maka didirikanlah serikat pekerja di bawah naungan FSPMI,” ungkap Panji.

Menurutnya, keberadaan serikat pekerja diharapkan mampu menjadi wadah bagi para pekerja untuk menyampaikan keluhan, berdiskusi, serta memperjuangkan kepentingan mereka, terutama di kawasan industri Kendal.

Panji juga menegaskan bahwa pembentukan PUK SPAI FSPMI PT Polygroup Manufaktur Indonesia tidak terlepas dari berbagai keluh kesah pekerja yang membutuhkan pendampingan dan pemahaman mengenai hak-hak mereka.

“Dari keluh kesah pekerja di PT Polygroup inilah FSPMI hadir untuk membantu dan memberikan pengetahuan tentang hak dasar pekerja, sekaligus pemahaman mengenai berserikat demi kesejahteraan anggota dan keluarganya,” tambahnya.

Melalui terbentuknya kepengurusan PUK ini, FSPMI berharap para pekerja semakin memahami pentingnya berorganisasi, membangun solidaritas, dan berperan aktif dalam memperjuangkan hak serta kepentingan bersama.

Sebagai tindak lanjut pembentukan organisasi, PUK SPAI FSPMI PT Polygroup Manufaktur Indonesia kemudian melakukan pencatatan serikat pekerja di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kendal pada 5 Oktober 2026.

Pencatatan tersebut menjadi bagian dari proses administrasi organisasi agar keberadaan serikat pekerja semakin kuat dalam menjalankan fungsi dan perannya di perusahaan.

Dengan terbentuknya PUK SPAI FSPMI PT Polygroup Manufaktur Indonesia, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif di kalangan pekerja bahwa serikat pekerja bukan sekadar tempat menyampaikan keluhan, melainkan wadah untuk belajar, bersolidaritas, dan memperjuangkan kehidupan yang lebih sejahtera bagi pekerja beserta keluarganya. (sup)