Morowali, KPonline – PC SPL FSPMI Morowali menggelar bipartit dengan manajemen PT BTR New Energy Materials pada Kamis, 15 Januari 2026 bertempat di PT.BTR New Energy Materials.
Informasi yang dihimpun koran perdjoeangan, bipartit untuk membahas tuntutan pekerja terkait uang produksi, Skill, jam kerja pada hari libur nasional, serta dugaan diskriminasi.
Bipartit berlangsung secara dialogis dan kondusif, dengan kedua belah pihak saling mendengarkan dan membahas isu-isu yang menjadi perhatian.
Manajemen PT BTR menjelaskan bahwa uang produksi belum dapat direalisasikan karena pertimbangan internal, namun perusahaan tetap berupaya agar kebijakan tersebut dapat diterapkan ke depan.
“Sebagai bentuk apresiasi, perusahaan telah memberlakukan uang jabatan/posisi berdasarkan area kerja serta bonus kehadiran 100% yang bersifat permanen.” ungkap perwakilan manajemen.
Lebih lanjut disampaikan terkait isu uang Skill dan lembur di hari libur nasional, manajemen menegaskan tidak terdapat diskriminasi dan kemungkinan terjadi miskomunikasi.
Mendapatkan penjelasan PC SPL FSPMI Morowali menyampaikan bahwa klarifikasi ini dilakukan berdasarkan laporan anggota.
“Kami lakukan klarifikasi karena ada laporan dari anggota,” kata Ali Fata.
Akhirnya kedua belah pihak sepakat melakukan penelusuran lanjutan untuk memastikan penerapan aturan sesuai perundang-undangan dan Peraturan Perusahaan. Mediasi ditutup dengan saling mengapresiasi komitmen dialog demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis.
“Bipartit ini sangat penting untuk meningkatkan komunikasi dan kepercayaan antara pekerja dan manajemen, Kami berharap hasil Bipartit ini dapat membawa manfaat bagi semua pihak dan meningkatkan kesejahteraan pekerja,” pungkas Ali.
Manajemen PT BTR New Energy Materials juga menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan hubungan industrial yang harmonis dan memastikan hak-hak pekerja terpenuhi. (Yanto)