Mojokerto, KPonline – Menentukan susunan kepengurusan Serikat Pekerja bukanlah perkara mudah, karenanya sejak menang dalam “Pemilu” tingkat PUK pada November 2025 yang lalu, Narwoko, S.H., terus berfikir untuk menentukan siapa saja yang akan ditunjuk untuk membantu nya menjalankan Serikat Pekerja di PT Pakarti Riken Indonesia periode 2026-2030.
Disetiap ada kesempatan Narwoko selalu bertanya kepada senior di organisasi tentang siapa saja anggota yang berpotensi jadi pengurus mengingat di akhir periode kepengurusan 2022-2026 sudah ada empat pengurus yang ingin fokus masa persiapan pensiun.
Hingga pelaksanaan puncak MUSNIK IX yang diselenggarakan pada 17 Januari 2026 ini di Banda Gardenia Hotel, Trawas Mojokerto akhirnya Narwoko mengajak 6 orang untuk berdiskusi mematangkan susunan kepenguruaan bersama 3 senior FSPMI PARIN diantaranya Heri Novianto, Sutanto, Wahyu Budi Kristianto dan Perwakilan Pimpinan Cabang SPL FSPMI Kab Sidoarjo YUZAK Daud Siloy dalam rapat tim formatur.
Dari hasil diskusi yang lokasinya terpisah dari ruangan MUSNIK tersebut akhirnya Narwoko membawa ke forum MUSNIK dan secara langsung menyampaikan susunan kepengurusan PUK SPL FSPMI PT Pakarti Riken Indonesia periode 2026-2030 adalah sebagai berikut :
Ketua : Narwoko, S.H.
Wakil Ketua 1 : Suyatno
Wakil Ketua 2 : Dodik Dwi Wahyono
Wakil Ketua 3 : Heri Novianto, S.H.
Wakil Ketua 4 : Khoirul Anam
Wakil Ketua 5 : Eko Prasetiyo Utomo
Wakil Ketua 6 : Najib Haris
Sekretaris : Meimun Toha
Wakil Sekretaris 1 : Agus Sujarwo
Wakil Sekretaris 2 : Prihatin Ratnasari
Wakil Sekretaris 3 : Rio Ricky Perdana
Wakil Sekretaris 4 : Rizkiya Tri Putra Angkasa
Wakil Sekretaris 5 : Hadi Murjiamanto
Wakil Sekretaris 6 : Agus Purnomo
Bendahara : Wahyu Swasono
Kepengurusan tersebut dilantik oleh Pengurus Pimpinan Cabang SPL FSPMI Kab Sidoarjo YUZAK Daud Siloy.
Dalam Sambutan pertamanya sebagai ketua PUK, Narwoko menyampaikan Terima kasih kepada istri dan keluarganya yang memberikan dukungan bagi dirinya untuk berjuang didunia perburuhan.
Dengan mengucap Bismillah dirinya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk berjuang bersama-sama sesuai dengan semboyan “Solid Progresif Loyal” sebagai pengembangan dari “Kompak Kuat Hebat”.
“Meskipun kepengurusan ini meneruskan dari apa yang sudah dibangun oleh senior organisasi seperti Bung Heri Novianto dan Bung Sutanto, namun bukan berarti menjadi hal yang mudah mengingat berbeda situasi dan kondisi”.
“Selama masih butuh bekerja di PARIN maka mari berjuang bersama, dari evaluasi-evaluasi yang kita lakukan di Forum Musyawarah Unit Kerja IX ini semoga kita bisa terus berkembang menjadi lebih baik” ungkapnya.
“Organisasi ini harus tetap berdiri dan kita harus tetap belajar dan berjuang, mari bersama kita jaga rumah besar kita ini”.
“Kedepan ada banyak Pekerjaan Rumah yang harus dikerjakan seperti menyelesaikan Perjanjian Kerja Bersama, Pengupahan yang secara konsep (rumusan) tidak tertulis jelas di PKB sehingga mudah diakali”, pungkasnya.
Secara langsung Narwoko juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus sebelumnya seperti Rifa’i, Wahyu Budi Kristianto, Suhadi dan Cukup Wijoko yang terus memberikan nasehat dan berkomitmen untuk terus mendukung perjuangan meski sudah tidak lagi menjadi pengurus.
(Khoirul Anam)



