Yogyakarta, KPonline — Musyawarah Unit Kerja (MUSNIK) VI PUK SPL FSPMI PT Bekaert Indonesia memasuki tahapan penting, yakni sidang pencalonan Ketua PUK yang akan menjalankan roda organisasi serta melaksanakan program kerja yang telah ditetapkan untuk periode empat tahun ke depan.
Dalam sidang pencalonan tersebut, muncul dua nama calon Ketua PUK yang mendapatkan rekomendasi dari anggota serta kepengurusan periode sebelumnya, yaitu Ketua PUK petahana Iwan Setiawan dan Doris Nopriandi. Keduanya dinilai memiliki kapasitas dan komitmen untuk memimpin serta melanjutkan perjuangan organisasi.
Ketua Sidang Tetap kemudian memberikan waktu kepada kedua calon untuk melakukan musyawarah guna mencapai kesepakatan terbaik demi kepentingan organisasi. Proses tersebut berlangsung dengan penuh kedewasaan dan mengedepankan semangat persatuan.
Hasil dari musyawarah mufakat tersebut menyepakati Iwan Setiawan sebagai Ketua PUK SPL FSPMI PT Bekaert Indonesia yang baru, sekaligus melanjutkan estafet kepemimpinan untuk satu periode ke depan. Kesepakatan ini disambut baik oleh seluruh peserta MUSNIK sebagai wujud komitmen menjaga soliditas dan kekompakan organisasi.
Penetapan Ketua PUK melalui musyawarah mufakat ini mencerminkan nilai-nilai demokrasi khas gerakan serikat pekerja, di mana kepentingan organisasi dan kesejahteraan anggota ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Dengan terpilihnya kembali Iwan Setiawan sebagai Ketua PUK, diharapkan seluruh program kerja yang telah disepakati dalam MUSNIK VI dapat dijalankan secara konsisten dan efektif demi memperkuat organisasi serta meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya.



