Riau, KpOnline-
Musyawarah Nasional (MUNAS) 2026 Serikat Pekerja Perkebunan dan Kehutanan (SPPK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) resmi digelar dengan dihadiri para delegasi dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi serta penguatan arah perjuangan serikat pekerja sektor perkebunan dan kehutanan di tingkat nasional, Senin (09/02/2026).
Mengusung tema “Bangun Kekuatan Wujudkan Kesejahteraan”, forum MUNAS tidak hanya menjadi ajang evaluasi program kerja, tetapi juga ruang strategis untuk merumuskan langkah perjuangan ke depan. Berbagai isu ketenagakerjaan, perlindungan buruh, peningkatan kesejahteraan, hingga penguatan struktur organisasi menjadi pokok pembahasan dalam sidang-sidang pleno.
Dalam agenda pemilihan dan penyusunan kepengurusan Pimpinan Pusat (PP) SPPK FSPMI, nama Satria Putra kembali dipercaya untuk mengemban amanah sebagai pengurus pusat. Ia merupakan Ketua DPW FSPMI Riau yang dinilai memiliki rekam jejak kepemimpinan, militansi perjuangan, serta kemampuan konsolidasi organisasi yang kuat di wilayahnya.
Terpilihnya kembali Satria Putra menjadi bagian dari kepengurusan PP SPPK FSPMI Pusat disambut positif oleh para peserta MUNAS. Kepercayaan ini dianggap sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun gerakan serikat pekerja, khususnya di sektor perkebunan dan kehutanan.
Dalam pernyataannya, Satria menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak pekerja, memperkuat solidaritas antarwilayah, serta mendorong program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan anggota.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya persatuan dan kerja kolektif seluruh elemen organisasi dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan. Menurutnya, hanya dengan kekuatan bersama, serikat pekerja mampu berdiri kokoh dalam memperjuangkan keadilan dan kepastian kerja bagi buruh di seluruh Indonesia.
MUNAS 2026 SPPK FSPMI diharapkan menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang mampu memperkuat posisi tawar pekerja di tingkat nasional. Dengan terpilihnya kembali dalam jajaran pengurus pusat, diharapkan sinergi antara pusat dan daerah semakin solid dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja sesuai semangat perjuangan FSPMI.