Mujaahidur Rohmah: Mengemban Amanah Sejarah untuk Mengakhiri Ketimpangan dan Kemiskinan

Mujaahidur Rohmah: Mengemban Amanah Sejarah untuk Mengakhiri Ketimpangan dan Kemiskinan

Jakarta, KPonline — Kongres V Partai Buruh yang digelar pada Rabu, 21 Januari 2026, di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jalan Angkasa No. 1, RT 07/RW 05, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, menjadi momentum refleksi sekaligus peneguhan arah perjuangan Partai Buruh dalam mengemban amanah sejarah rakyat Indonesia.

 

Bacaan Lainnya

Dalam forum strategis tersebut, Cak Hid – Mujaahidur Rohmah, perwakilan JamkesWatch Indonesia dan JamkesWatch Jawa Timur, menegaskan visi perjuangan Partai Buruh melalui slogan “Partai Kami adalah Masa Depanmu.” Menurutnya, slogan tersebut bukan sekadar jargon politik, melainkan untaian doa dan komitmen moral kolektif agar Partai Buruh benar-benar menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan rakyat.

 

“Ini bukan hanya slogan, tetapi tanggung jawab moral. Partai Buruh memikul amanah agar rakyat Indonesia mengalami perubahan ke arah yang lebih baik dan lebih adil,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa misi utama Partai Buruh adalah mengemban tugas mulia untuk membawa rakyat Indonesia keluar dari jerat kemiskinan dan ketimpangan ekonomi yang selama ini terus menganga. Karena itu, kader-kader Partai Buruh dituntut tampil sebagai agen perubahan yang aktif, progresif, dan konsisten berpihak pada kepentingan rakyat.

 

Cak Hid juga menyoroti paradoks kekayaan alam Indonesia yang melimpah mulai dari emas, perak, nikel, hingga sumber daya alam lainnya namun belum dinikmati secara adil oleh seluruh rakyat. “Kekayaan alam ini seharusnya dibagikan secara merata agar rakyat bisa keluar dari permasalahan ekonomi. Sangat tidak elok ketika negara sekaya ini justru rakyatnya hidup susah, sementara sebagian pejabat hidup bergelimang harta dari pajak rakyat,” ujarnya.

 

Di tengah semakin absurdnya perilaku oknum politik di Senayan serta maraknya praktik korupsi yang merugikan negara, Kongres V ini, menurutnya, harus menjadi pengingat bahwa Partai Buruh bukanlah partai biasa. “Partai Buruh adalah pionir dan sokoguru dalam menjalankan politik yang bersih, bermoral, dan berpihak pada rakyat,” tegasnya.

 

Secara khusus, ia juga mengajak seluruh relawan JamkesWatch, sebagai salah satu pilar dan sayap Partai Buruh, untuk terus mengintensifkan tugas-tugas sosial di tengah masyarakat. Peran JamkesWatch dinilai sangat strategis dalam mengawal hak-hak kesehatan rakyat, khususnya kelompok termajinalkan, agar memperoleh layanan kesehatan yang komprehensif tanpa terbebani biaya.

 

“Semakin sering kita turun langsung ke rakyat, mengawal hak sehat mereka, di situlah Partai Buruh akan semakin tertanam dalam mindset dan kepercayaan rakyat,” pungkasnya.

 

Kongres V Partai Buruh pun diharapkan menjadi titik tolak konsolidasi perjuangan, memperkuat barisan kader, serta menegaskan komitmen Partai Buruh sebagai kekuatan politik alternatif yang konsisten memperjuangkan keadilan sosial, kesejahteraan, dan kehidupan yang bermartabat bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

(Bunga Djo)

Pos terkait