Surabaya, KPonline – Anggota Media Perdjoeangan Jawa Timur tersebar di berbagai daerah, mulai dari Tuban, Gresik, Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Jember hingga Banyuwangi. Kondisi tersebut membuat mereka cukup sulit untuk rutin mengadakan pertemuan secara tatap muka.
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Media Perdjoeangan pada Sabtu, 7 Maret 2026 pun dimanfaatkan sebagai ajang berkumpul bersama. Kegiatan tersebut digelar di Kantor DPW FSPMI Jawa Timur, Surabaya, dengan menghadirkan para koordinator daerah (korda) serta anggota Media Perdjoeangan dari berbagai wilayah.
Tidak sekadar merayakan milad, kegiatan ini juga diisi dengan agenda peningkatan kapasitas melalui sesi “Belajar Bersama Broadcasting dan Lighting.” Dalam sesi tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi langsung mempraktikkan proses produksi secara nyata melalui metode learning by doing.

Para peserta diajak memahami proses produksi dari awal, mulai dari mengangkut dan menyiapkan peralatan, mengenal fungsi setiap piranti, melakukan set up peralatan, hingga mencoba peran sebagai host dalam sebuah program.
Sebagai praktik langsung, kegiatan peringatan HUT tersebut kemudian disetting menyerupai podcast, dengan menghadirkan narasumber Ardian Safendra dari DPW FSPMI Jawa Timur serta para korda Media Perdjoeangan dari berbagai daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Korlipnas Media Perdjoeangan, Iwan Budi Santoso, yang memberikan arahan kepada para peserta mengenai sikap dan peran Media Perdjoeangan dalam menghadapi dinamika organisasi.
Hal menarik dari kegiatan ini adalah suasananya yang berbeda dari agenda organisasi pada umumnya. Jika biasanya kegiatan dipenuhi sesi dokumentasi, pada acara ini justru terlihat minim pengambilan foto. Sekitar 30 peserta yang hadir tampak fokus mengikuti setiap sesi pembelajaran yang berlangsung.
Melalui kegiatan ini, Media Perdjoeangan Jawa Timur berharap dapat terus meningkatkan keterampilan tim, khususnya dalam bidang produksi media, sekaligus mempererat ikatan kebersamaan antaranggota yang berasal dari berbagai daerah.
Kebersamaan tersebut semakin terasa pada penghujung acara, ketika seluruh peserta menikmati sesi santai buka bersama (bukber) dengan bakar-bakar ikan laut dan kegiatan grill bersama, sebagai penutup hangat dari peringatan milad ke-19 Media Perdjoeangan.
(Dede Faisal RA)



