Menjelang Ramadan, PUK SPAMK-FSPMI PT NTRI Pererat Silaturahmi dengan Kunjungi Mantan Pengurus Empat Periode

Menjelang Ramadan, PUK SPAMK-FSPMI PT NTRI Pererat Silaturahmi dengan Kunjungi Mantan Pengurus Empat Periode
Fhoto Bersama Kunjungan Pengurus PUK di Kediaman Bung Toha. Selasa (17/2/26). Foto ; Infokom.

Karawang, KPonline – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, jajaran Pengurus PUK SPAMK-FSPMI PT. NT Piston Ring Indonesia (NTRI) melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Bung Toha, Selasa (17/02/2026).

Kunjungan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral kepada sosok yang telah mengabdikan diri selama empat periode berturut-turut dalam kepengurusan PUK.

Bacaan Lainnya

Bung Toha merupakan mantan pengurus PUK SPAMK-FSPMI PT. NTRI selama periode 2008–2020. Ia juga telah resmi memasuki masa pensiun pada Januari 2026 di usia 55 tahun, setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai pekerja di perusahaan tersebut.

Pemberian Piagam Penghargaan dari Ketua PUK. Selasa (17/2/26). Foto : Infokom

Kunjungan yang berlangsung pada pukul 13.00 – 14.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Ketua PUK, Junaedi. Dalam suasana penuh kekeluargaan, jajaran pengurus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi serta kontribusi Bung Toha yang dinilai telah membawa perubahan positif dan kemajuan bagi organisasi.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan pengabdian Bung Toha selama empat periode kepengurusan. Semoga di masa pensiun ini beliau senantiasa diberikan kemudahan dalam setiap langkah, kesuksesan dalam usaha, serta keberkahan bersama keluarga,” ujar Junaedi.

Bung Toha selaku tuan rumah menyambut hangat kunjungan tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian seluruh anggota yang diwakili oleh jajaran pengurus PUK. Baginya, silaturahmi ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan solidaritas dalam organisasi tetap terjaga meski telah memasuki masa purna tugas.

Pemberian Cendramata dari Ketua PUK kepada Bung Toha  Selasa (17/2/26). Foto : Infokom

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, pemberian cinderamata dan kenang-kenangan secara simbolis oleh Ketua PUK, serta sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan penghormatan.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa semangat persaudaraan dan solidaritas dalam organisasi tidak berhenti ketika masa jabatan berakhir, melainkan terus terjalin sebagai keluarga besar serikat pekerja.

Penulis: Walahar

Pos terkait