Cape Town, KPonline – FSPMI kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional. Agenda Youth Global Awareness Programme (YGAP) 2026 yang diselenggarakan oleh International Federation Workers Education Association (IFWEA) resmi kembali digelar.
Program bergengsi ini mempertemukan perwakilan pekerja muda dari 11 negara dan sejumlah organisasi buruh internasional untuk saling bertukar gagasan dan pengalaman perjuangan.
Indonesia turut ambil bagian. Ardiansyah, anggota Departemen Pekerja Muda DPP FSPMI, hadir sebagai delegasi Indonesia dan menjadi salah satu peserta aktif dalam forum tersebut.
Kegiatan YGAP 2026 ini dipusatkan di Cape Town, Afrika Selatan, dan berlangsung selama dua minggu, mulai 16 Oktober hingga 30 Oktober 2026 mendatang.
IFWEA menjelaskan, program ini dirancang untuk membangun kesadaran global di kalangan pemimpin muda serikat pekerja. Melalui YGAP, para peserta diajak memahami tantangan gerakan buruh secara internasional sekaligus memperkuat jejaring solidaritas lintas negara.
Tidak hanya belajar di kelas, peserta mengikuti metode pembelajaran interaktif di dalam dan luar ruangan. Mereka juga diajak turun langsung mengunjungi industri pertanian anggur dan bertemu dengan sejumlah serikat pekerja lokal di Afrika Selatan untuk melihat secara dekat kondisi kerja, sistem pengupahan, dan strategi perjuangan serikat di sana.
Kehadiran FSPMI di YGAP menjadi bukti bahwa gerakan pekerja muda Indonesia tidak hanya kuat di dalam negeri, tetapi juga diperhitungkan di tingkat global.