Lebih dari Sekadar Demonstrasi: Pemuda FSPMI PT Parin Salurkan 1.060 Kotak Susu ke Panti Asuhan

Lebih dari Sekadar Demonstrasi: Pemuda FSPMI PT Parin Salurkan 1.060 Kotak Susu ke Panti Asuhan
Risda (paling kanan) ikut membagikan sedekah susu PUK SPLP FSPMI PT Pakarti Riken Indonesia pada momen Ramadhan tahun ini

Sidoarjo, KPonline – Stereotip bahwa serikat pekerja hanya identik dengan unjuk rasa dan perselisihan industrial seketika luntur di tangan para pemuda PUK SPL FSPMI PT Pakarti Riken Indonesia (Parin). Pada Kamis malam (12/3), usai ibadah salat Tarawih, mereka bergerak dalam aksi sosial bertajuk “Sedekah Susu Ramadhan”.

Sebanyak 1.060 kotak susu yang terkumpul dari hasil swadaya anggota dalam tiga kali periode pengumpulan, disalurkan ke berbagai panti asuhan dan yayasan sosial di sekitar wilayah perusahaan.

Penyaluran bantuan ini dilakukan secara efektif dengan membagi tim menjadi tiga grup. Merujuk pada daftar lembaga calon penerima, bantuan tersebut menyasar enam titik utama di wilayah Sidoarjo, di antaranya:
– Sahabat Yatim Dhuafa, Gedangan.
– Yayasan Suara Hati, Sukodono.
– Lembaga Kesejahteraan Umat Yatim Mulya, Sukodono.
– Panti Asuhan Baabur Rahmah, Buduran.
– Yayasan Bunaya Almawaddah Istiqomah, Buduran.
– Yayasan Yatim Piatu Rohmat, Gedangan.

Alasan pembagian di yayasan sekitar perusahaan guna memastikan manfaat organisasi dirasakan langsung oleh masyarakat tetangga.

Kegiatan ini sengaja melibatkan para anggota muda untuk memberikan pengalaman langsung bahwa berserikat adalah tentang kepedulian dan kebersamaan. Hal ini diakui oleh Risda Feri Aditiya, salah satu anggota muda yang ikut serta dalam pendistribusian.

“Ternyata serikat pekerja tidak melulu tentang demonstrasi atau penanganan kasus ketenagakerjaan. Dengan jumlah anggota yang besar, kita bisa bersama-sama memberikan manfaat nyata bagi adik-adik di panti asuhan,” ujar Risda .

Pengalaman terjun langsung ke lapangan memberikan perspektif baru bagi para pekerja muda PT Parin. Gilang menambahkan bahwa pandangannya terhadap organisasi kini berubah total. “Hal ini membuat saya sadar bahwa berserikat itu menyenangkan dan tidak sekaku yang saya bayangkan sebelumnya,” pungkasnya.

Inisiatif PUK SPL FSPMI PT Parin dalam menggerakkan “pasukan muda” mereka untuk aksi sedekah susu ini membuktikan bahwa organisasi buruh adalah wadah persemaian karakter. Selain tangguh dalam membela hak pekerja di meja perundingan, mereka juga memiliki kelembutan hati untuk berbagi di bulan suci. Semangat “Sadar Organisasi” melalui jalur sosial ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas internal sekaligus mengharumkan nama organisasi di mata publik.
(Khoirul Anam/ Foto oleh Ravi)