Wonogiri, KPonline – Peristiwa tragis terjadi di Dusun Banasan, Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri. Seorang warga lanjut usia, Suratno (86), meninggal dunia setelah tersambar petir pada Jumat (27/3/2026) sore. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat korban tengah duduk di lincak di bawah pohon melinjo yang berada di halaman depan rumahnya.
Camat Manyaran, Toto Tri Mulyarto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa berlangsung saat kondisi cuaca mendung yang disertai potensi hujan. “Korban saat itu berada di halaman rumah dan sempat menyuruh salah satu saksi untuk mengangkat jemuran karena cuaca mendung. Namun tiba-tiba petir menyambar dan mengenai korban,” ujarnya.
Salah satu saksi yang berada di lokasi langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang datang kemudian berupaya memberikan bantuan. Namun nahas, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke pihak terkait. Petugas kepolisian bersama tim kesehatan dari Puskesmas Manyaran segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. “Hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun terdapat luka bakar di bagian perut sebelah kanan yang diduga akibat sambaran petir,” terang Toto Tri Mulyarto
Kejadian ini menjadi pengingatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca buruk. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat cuaca mendung atau hujan. Hindari berada di dekat pohon atau benda-benda yang dapat menjadi sasaran petir,” tambahnya
Suratno dimakamkan di pemakaman umum setempat pada Sabtu (28/3/2026). Kejadian ini meninggalkan kesedihan bagi keluarga dan warga sekitar. Semoga almarhum dapat beristirahat dengan tenang. (Yanto)