Kurniawan Dwi Prasetyo Kembali Terpilih sebagai Pangkorda Garda Metal Semarang Raya, Tekankan Regenerasi dan Ketaatan Instruksi Organisasi

Kurniawan Dwi Prasetyo Kembali Terpilih sebagai Pangkorda Garda Metal Semarang Raya, Tekankan Regenerasi dan Ketaatan Instruksi Organisasi

Semarang, KPonline – Kurniawan Dwi Prasetyo kembali terpilih sebagai Panglima Koordinator Daerah (Pangkorda) Garda Metal Semarang Raya periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Garda Metal Semarang Raya yang digelar pada Minggu (18/10/2026) di Hotel Candi Indah Semarang.

Dalam sambutannya setelah terpilih kembali, Kurniawan menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota yang masih memberikan kepercayaan dan dukungan kepadanya untuk melanjutkan kepemimpinan Garda Metal Semarang Raya selama lima tahun ke depan.

Ia menyadari bahwa terpilih kembali untuk kesekian kalinya bukan berarti kepemimpinan harus terus berada di tangan orang yang sama. Menurutnya, organisasi harus mempersiapkan kader-kader baru agar regenerasi kepemimpinan dapat berjalan dengan baik.

“Harapan saya ke depan, harus ada regenerasi. Lima tahun ke depan, setiap kabupaten harus sudah memiliki Korda,” tegasnya.

Kurniawan mendorong pengembangan kader Garda Metal di setiap daerah agar muncul calon-calon pemimpin baru yang siap melanjutkan perjuangan organisasi. Baginya, regenerasi bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan bagian penting dari penguatan organisasi agar Garda Metal semakin berkembang dan memiliki struktur yang kuat di seluruh wilayah Semarang Raya.

Ia juga menyampaikan bahwa dukungan rekan-rekan selama ini menjadi salah satu kekuatan yang membuatnya tetap menjalankan amanah organisasi. Berbagai masukan dan evaluasi, baik terhadap dirinya maupun organisasi, akan menjadi bahan perbaikan untuk menjalankan kepemimpinan pada periode berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kurniawan turut menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan instruksi organisasi. Ia mengingatkan bahwa setiap instruksi resmi yang telah dikeluarkan oleh perangkat organisasi harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Ketika instruksi sudah dikeluarkan oleh perangkat organisasi, mulai dari DPW hingga KC, tidak ada lagi kata diskusi. Jalankan dan jawabkan. Sesuai tema kita hari ini, janji kita tunaikan, lima tekad kita jalankan, resolusi kita wujudkan. Bukan omong kosong,” ujarnya.

Menurutnya, komitmen organisasi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya berhenti pada pernyataan atau kesepakatan dalam forum. Ia berharap seluruh anggota Garda Metal semakin solid, disiplin, dan siap bergerak ketika organisasi membutuhkan keterlibatan mereka.

Kurniawan juga menyinggung pentingnya kesiapan anggota dalam menjalankan agenda perjuangan, termasuk ketika organisasi harus mengirimkan anggota untuk mengikuti kegiatan di tingkat nasional. Ia berharap tidak ada lagi keraguan maupun perdebatan yang berlarut-larut ketika keputusan organisasi telah ditetapkan.

Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada rekan-rekan yang tetap berkomitmen bergabung dan berjuang bersama Garda Metal, termasuk mereka yang berasal dari PUK yang belum terbentuk atau belum memiliki wadah organisasi di tempat kerjanya.

Menutup sambutannya, Kurniawan berharap kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya dapat menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, memperluas kaderisasi, dan meningkatkan kesiapan Garda Metal Semarang Raya dalam menjalankan setiap amanah organisasi. (sup)