Konsolidasi Pra Mayday, Garda Metal dan FSPMI Purwakarta Siap All Out

Konsolidasi Pra Mayday, Garda Metal dan FSPMI Purwakarta Siap All Out

Karawang, KPonline-Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar Konsolidasi anggota/organisasi Pra Mayday tingkat Jawa Barat yang berlangsung di Masjid Al Ghammar Muhammadiyah, Karawang. Jumat (10/4/2026).

Dalam konsolidasi tersebut, perwakilan Garda Metal dan Pengurus FSPMI dari berbagai daerah Di Jawa Barat (Karawang, Purwakarta, Subang, Cirebon, Majalengka, Bandung, Bandung Barat (KBB), Cimahi, Cianjur dan Sukabumi) hadir untuk mematangkan persiapan aksi yang akan digelar pada 1 Mei 2026 mendatang.

Dari Purwakarta, Erik Santoso selaku Pangkorda Garda Metal FSPMI menyampaikan komitmennya untuk mengawal aksi Mayday secara maksimal.

“Garda Metal Purwakarta siap all out. Kami akan mengerahkan kekuatan penuh untuk memastikan aksi Mayday berjalan tertib, aman, dan penuh semangat perjuangan,” tegas Erik.

Mayday tahun ini bertepatan dengan hari Jumat. Dalam forum tersebut, ditekankan bahwa momentum ini tidak boleh dimaknai sebagai sekadar hari libur. Para buruh diimbau untuk tetap menjadikan 1 Mei sebagai hari perjuangan, bukan hari untuk berlibur.

Di kesempatan yang sama, Fuad selaku Ketua KC FSPMI Purwakarta menyampaikan kesiapan FSPMI Purwakarta untuk mengirimkan massa dalam jumlah besar.

“Kami siap mengirimkan sekitar 500 anggota untuk turut serta dalam aksi Mayday. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memperjuangkan hak-hak buruh,” ujar Fuad.

Sejarah panjang penetapan 1 Mei sebagai hari libur nasional di Indonesia tidak lepas dari perjuangan kaum buruh. Oleh karena itu, para peserta rakor sepakat bahwa Mayday harus dimaknai sebagai momentum konsolidasi dan perjuangan bersama, bukan sekadar hari istirahat.

Dengan semangat solidaritas dan militansi, FSPMI Jawa Barat optimistis aksi Mayday 2026 akan berjalan sukses dan membawa aspirasi buruh semakin didengar.