Jakarta, KPonline – Musyawarah Nasional (Munas) Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) resmi digelar hari ini, Senin (09/02/2026) di Hotel Mercure, Aula Pulau Pelangi, Ancol, Jakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi pimpinan wilayah, Pimpinan Cabang dan pimpinan unit kerja dari berbagai daerah di Indonesia sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) SPAMK FSPMI H. Furqon menegaskan pentingnya memperkuat peran serikat pekerja dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan.
Menurutnya, situasi industri automotif dan komponen saat ini tengah menghadapi tekanan global, efisiensi perusahaan, serta kebijakan ketenagakerjaan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada buruh.
“SPAMK FSPMI harus tetap solid, satu komando, dan konsisten memperjuangkan hak-hak normatif pekerja. Munas ini bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi momentum menyatukan sikap dan langkah perjuangan kita,” tegasnya di hadapan peserta Munas.
Sebagai Ketua Umum PP SPAMK FSPMI, dia juga mengutip sebuah perkataan yang membangkitkan semangat juang dari pemimpin muslim pertama perempuan Pakistan, Benazir Bhutto yang juga pernah viral diucapkan Prof. Dr. Zainal Arifin Moctar.
”Kapal Akan terlihat indah dan megah saat berlabuh di dermaga, tapi kapal besar di buat bukan untuk bersandar di dermaga, kapal besar di buat untuk mengarungi lautan yang penuh dengan tantangan ombak dan badai, itulah kita FSPMI,” kata Furqon.
Melalui Munas ini, SPAMK FSPMI menegaskan tekadnya untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan, kesejahteraan, dan perlindungan hak-hak buruh ke depan. (Rojali)