Morowali, KPonline – Anggota SPLP FSPMI Kabupaten Morowali menunjukkan kesadaran dan militansi yang tinggi dalam membayar iuran COS (Chek of Sistem) secara pribadi melalui transfer ke rekening PUK atau PC SPLP FSPMI Kabupaten Morowali. Meskipun masih manual, namun mereka mengakui bahwa iuran adalah kewajiban dan harus dibayar dengan kesadaran sendiri.
Hal ini berbeda dengan beberapa wilayah lain, seperti Jabodetabek, di mana iuran COS sudah dipotong payroll dan dibantu oleh perusahaan. Namun, anggota Morowali masih mandiri untuk membayar iuran secara pribadi.
“Ini luar biasa menunjukkan komitmen dan kesadaran mereka terhadap organisasi cukup tinggi,” ungkap Bendahara PP SPLP FSPMI, Rengga Pria Hutama, S.H. pada Rabu (4/3/2026).
Rengga mengatakan walaupun baru terbentuk PC SPLP FSPMI di Morowali mereka sudah membayar kontribusi kepada DPP FSPMI. “Alhamdulillahnya mereka sudah membayar kontribusi 45% terhadap organisasi,” kata dia.
Tidak hanya itu, perekrutan anggota juga dilakukan secara aktif dan kreatif, melalui flayer ajakan berserikat, pesan berantai, dan lain sebagainya.
Hasilnya, setiap hari satu anggota baru bergabung dengan SPLP FSPMI Kabupaten Morowali. Perkembangan rekrutmen anggota terpantau melalui WhatsApp group tim organizer.
Militansi dan kesadaran anggota FSPMI Morowali patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi anggota lainnya. Capaian ini diharapkan terus meningkat dan membawa kemajuan bagi organisasi FSPMI di wilayah Indonesia Timur. (Yanto)