KC-FSPMI Kuansing Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

KC-FSPMI Kuansing Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden
Ket Foto : Jon Hendri,SE Ketua KC FSPMI Kuantan Singingi

KUANTAN SINGINGI- Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC-FSPMI) Kabupaten Kuantan Singingi menyatakan dukungan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua KC-FSPMI Kuantan Singingi, Jon Hendri, menanggapi berkembangnya wacana nasional terkait posisi kelembagaan Polri dalam struktur pemerintahan.

“KC-FSPMI Kuantan Singingi mendukung penuh Polri untuk tetap berada langsung di bawah Presiden. Kami menilai posisi tersebut sudah tepat dan sesuai dengan amanat reformasi serta konstitusi,” ujar Jon Hendri, Jumat (30/1/2026).

Menurut Jon, keberadaan Polri di bawah Presiden memberikan kejelasan komando, independensi, serta akuntabilitas dalam penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas nasional, termasuk iklim investasi dan perlindungan hak-hak pekerja.

Ia menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir muncul diskusi publik yang mempertanyakan struktur kelembagaan Polri. Namun, berbagai elemen masyarakat, partai politik, hingga tokoh nasional justru menyatakan sikap agar Polri tidak dipindahkan ke bawah kementerian tertentu.

“Kami melihat Polri saat ini masih sangat dibutuhkan sebagai institusi yang netral dan profesional. Jika berada langsung di bawah Presiden, maka Polri dapat bekerja lebih efektif tanpa intervensi kepentingan sektoral,” katanya.

Jon Hendri juga menegaskan bahwa keamanan dan kepastian hukum merupakan faktor penting bagi kaum buruh dan pekerja, khususnya di daerah industri dan perkebunan seperti Kuantan Singingi.

“Bagi kami sebagai serikat pekerja, stabilitas keamanan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha dan perlindungan tenaga kerja. Oleh karena itu, kami mendukung kebijakan yang memperkuat institusi Polri,” tambahnya.

KC-FSPMI Kuantan Singingi berharap pemerintah dan DPR RI tetap berpegang pada prinsip reformasi dan mendengarkan aspirasi masyarakat luas dalam menjaga posisi Polri sebagai alat negara yang profesional, modern, dan terpercaya.