Tangerang, KPonline – Pimpinan Redaksi Media Perdjoeangan FSPMI, Kahar S Cahyono, menegaskan pentingnya peran Media Perdjoeangan sebagai pilar organisasi dalam memperkuat perjuangan kaum buruh khususnya di FSPMI. Hal tersebut disampaikannya dalam agenda Inauguration Pengurus Media Perdjoeangan dan Jamkeswatch FSPMI Tangerang Raya yang berlangsung di Resto Remaja Kuring, Jalan Gatot Subroto, Tangerang, Minggu (18/10/2026).
Dalam pembekalannya, Kahar mengangkat kisah Syahrazad dalam legenda Seribu Satu Malam dan perjuangan R.A. Kartini untuk menggambarkan kekuatan cerita dan tulisan dalam membawa perubahan. Ia menyampaikan bahwa sebuah cerita tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga mampu membangun kesadaran, mengubah cara pandang, dan menginspirasi banyak orang. Menurutnya, tulisan dapat membuat gagasan perjuangan terus hidup dan menjangkau masyarakat luas, bahkan melampaui zamannya.
Kahar juga menyoroti pentingnya publikasi dalam aktivitas serikat pekerja. Menurutnya, organisasi bisa saja telah melakukan banyak perjuangan, mulai dari pendidikan, rapat, hingga advokasi, tetapi tanpa publikasi, aktivitas tersebut berpotensi tidak diketahui anggota maupun masyarakat. Oleh karena itu, Media Perdjoeangan memiliki tugas strategis untuk mendokumentasikan kegiatan organisasi, menyebarluaskan informasi, serta menyampaikan perjuangan buruh secara konsisten, berdasarkan fakta, dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Kahar menegaskan bahwa Media Perdjoeangan merupakan bagian dari perjuangan FSPMI sehingga harus bekerja sesuai mandat dan arah organisasi. Ia mengingatkan pengurus agar membedakan pendapat pribadi dengan sikap resmi organisasi serta selalu berkoordinasi dengan struktur FSPMI. Khusus pemberitaan yang berkaitan dengan kasus advokasi dan perselisihan hubungan industrial, publikasi harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pimpinan yang berwenang agar tidak mengganggu strategi negosiasi maupun proses penyelesaian kasus yang sedang berjalan.
Menutup pembekalannya, Kahar mengajak seluruh pengurus Media Perdjoeangan FSPMI Tangerang Raya untuk menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh, terus belajar, dan menghasilkan publikasi yang mampu memperkuat solidaritas kaum buruh. Ia berharap Media Perdjoeangan semakin solid dan bertanggung jawab dalam menyuarakan aspirasi pekerja. Media Perdjoeangan bukan sekadar sarana pemberitaan, melainkan kekuatan untuk menjaga ingatan perjuangan, membangun kesadaran, dan memperluas suara FSPMI kepada masyarakat.