Jubal Perhimpunan: 21 Tahun PUK FCC, Perjuangan Makin Berat tapi Harus Tetap Konsisten

Jubal Perhimpunan: 21 Tahun PUK FCC, Perjuangan Makin Berat tapi Harus Tetap Konsisten

Bandung, KPonline – Ketua PUK SPAMK FSPMI PT. FCC Indonesia, Jubal Perhimpunan, S.H, dalam sambutannya pada Musyawarah Unit Kerja (Musnik) VIII PUK SPAMK FSPMI PT. FCC Indonesia periode 2026–2029 menegaskan bahwa Musnik harus menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas dan kesadaran berorganisasi demi terwujudnya kesejahteraan anggota.

Kegiatan yang digelar pada 14–15 Februari 2026 di Ball Room Bale Kambang, Karang Setra Hotel ini diikuti sebanyak 126 peserta, terdiri dari 80 pengurus dan anggota PUK SPAMK FSPMI PT. FCC Indonesia serta 46 tamu undangan dari berbagai PUK SPAMK se-Kabupaten Karawang dan perwakilan PUK SPA yang tergabung dalam Honda Group.

Bacaan Lainnya

Turut hadir perwakilan Manajemen PT. FCC Indonesia, Fiqih Alfirdausy, Sekretaris Umum PP SPAMK FSPMI Engkos Kosasih, S.T beserta jajaran, Ketua PC SPAMK FSPMI Kabupaten Karawang Asmat Serum, S.H., M.H beserta jajaran, serta pilar FSPMI Kabupaten Karawang, di antaranya Korda Garda Metal Karawang Dani Supardika, Kabiro Peliputan Media Perdjoeangan Karawang Hasan, S.Pd.I., dan Ketua DPD Jamkeswatch Karawang Syehudin. Hadir pula para tamu undangan dari PUK SPAMK se-Kabupaten Karawang, PUK FSPMI di Honda Group, serta pengurus PUK SPAMK FSPMI PT. FCC Indonesia periode 2023–2026.

Dalam sambutannya, Jubal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus periode sebelumnya yang telah berjuang membela hak dan kesejahteraan anggota selama ini. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada panitia Musnik VIII yang telah mengorbankan waktu dan tenaga demi suksesnya kegiatan tersebut.

Kilas Balik 21 Tahun Perjuangan

Ketua PUK mengajak seluruh peserta melakukan refleksi perjalanan organisasi sejak berdirinya pada tahun 2005. “PUK FCC Indonesia hari ini sudah berusia 21 tahun. Perjalanannya panjang dan penuh dinamika,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sebelum PUK didirikan, masih banyak hak-hak normatif pekerja yang belum terpenuhi. Berangkat dari kondisi tersebut, perwakilan pekerja membentuk PUK SPAMK FSPMI PT. FCC Indonesia untuk memperjuangkan hak-hak normatif hingga akhirnya dapat dipenuhi.

Dalam perjalanannya, kepengurusan dari periode ke periode mengalami berbagai suka dan duka. Namun menurutnya, tantangan perjuangan saat ini bukan semakin mudah, melainkan justru semakin kompleks dan berat.

Tetap Konsisten dan Pahami Peran Organisasi

Jubal menegaskan bahwa setiap anggota harus memahami tujuan dan peran serikat pekerja. “Kita harus sadar, tujuan kita apa? Peran kita apa? Dan apa target kita ke depan?” tegasnya.

Ia berharap seluruh anggota minimal tetap konsisten menjalankan instruksi organisasi serta aktif dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. Menurutnya, kekuatan serikat terletak pada kebersamaan dan konsistensi dalam perjuangan.

Ketua PUK juga optimistis bahwa melalui Musnik VIII ini akan lahir kepengurusan baru yang lebih baik, lebih solid, lebih bersemangat, dan lebih siap menghadapi tantangan ke depan.

“Ketika kita bersama-sama dan mampu menciptakan generasi penerus yang kuat, maka organisasi ini akan terus hidup dan berkembang,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Jubal berharap seluruh peserta dan anggota senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, serta kesehatan dalam menjalankan perjuangan.

Musnik VIII pun menjadi momentum penting untuk memperkuat barisan dan memastikan PUK SPAMK FSPMI PT. FCC Indonesia tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak serta kesejahteraan anggotanya.

Pos terkait