Jelang Kongres VII FSPMI, DPW Banten Gelar Konsolidasi dan Koordinasi Organisasi

Jelang Kongres VII FSPMI, DPW Banten Gelar Konsolidasi dan Koordinasi Organisasi

Tangerang, KPonline – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FSPMI Banten menggelar kegiatan Konsolidasi dan Koordinasi dalam rangka persiapan Kongres VII FSPMI dan Munas, sekaligus pembahasan RUU Ketenagakerjaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi menjelang agenda nasional FSPMI.

Konsolidasi tersebut berlangsung di Training Center FSPMI Tangerang Raya, Desa Tapos, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Senin (02/02/2026).

Bacaan Lainnya

Acara ini dihadiri jajaran penting FSPMI, di antaranya Presiden FSPMI Riden Hatam Azis, SH, Presiden Partai Buruh sekaligus MN Said Iqbal, Ketua KC FSPMI Tangerang Raya Anwar Sanusi, Ketua DPW FSPMI Banten Tukimin, Ketua Umum PP SPAMK H. Furqon, perwakilan DPW FSPMI Jawa Barat Suparno, Sekretaris Umum PP SPL FSPMI Supriyanto, para Ketua PUK, serta pilar-pilar FSPMI.

Dalam sambutannya, Ketua KC FSPMI Tangerang Raya Anwar Sanusi menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan tempat dan jamuan yang belum maksimal. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ketua PUK se-Banten yang telah meluangkan waktu untuk hadir.

Anwar menegaskan bahwa Kongres VII FSPMI merupakan momentum organisasi yang sudah matang, sehingga harus disambut dengan persiapan yang baik dan penuh tanggung jawab.

Ketua DPW FSPMI Banten Tukimin dalam arahannya mengajak seluruh peserta menyambut Kongres dan Munas dengan suasana gembira, penuh kebersamaan, serta semangat persaudaraan khas FSPMI. Ia menekankan pentingnya membangun organisasi secara kolektif, mulai dari tingkat PUK hingga DPP.

Tukimin juga mengingatkan agar dalam Kongres tidak terjadi saling sikut atau merasa paling benar, karena FSPMI dibesarkan bersama melalui proses panjang dan perjuangan dari nol, bukan karena uang. Ia berharap PUK yang baru bergabung tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak soliditas organisasi.

Sementara itu, Ketua Umum PP SPAMK H. Furqon menegaskan pentingnya peran Ketua PUK dalam memperjuangkan target pengupahan dan peningkatan kesejahteraan anggota. Ia juga mengingatkan agar seluruh elemen organisasi tetap solid, patuh, dan taat terhadap instruksi demi menghindari perpecahan.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum PP SPL FSPMI Supriyanto menekankan bahwa Kongres VII harus dijalani dengan ketaatan penuh terhadap aturan dan garis organisasi. Ia mengajak seluruh peserta memilih pemimpin yang berintegritas dan amanah.

“Berangkatlah ke Kongres dengan riang gembira. Semoga Kongres VII FSPMI melahirkan pemimpin yang mampu membawa organisasi lebih bermanfaat bagi buruh di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

 

Pos terkait