Jakarta, KPonline – Serikat Pekerja Perkapalan dan Jasa Maritim Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPPJM FSPMI) secara resmi menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VII Tahun 2026 dengan mengusung tema “Bergerak Sinergi Wujudkan SPPJM Kuat”.
Kegiatan Munas VII SPPJM FSPMI ini dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Ruangan Nirwana 1, Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, dan dihadiri oleh perwakilan perangkat organisasi SPPJM FSPMI dari berbagai daerah di Indonesia.
Munas VII SPPJM FSPMI secara resmi dibuka oleh Jamsari, S.H., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan Munas merupakan kewajiban organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADART) SPPJM FSPMI.
Dalam penjelasannya, Jamsari juga menerangkan bahwa pelaksanaan Munas SPPJM FSPMI dilaksanakan beriringan dengan Munas federasi sektor lain serta Kongres FSPMI, sebagaimana diatur dalam ADART FSPMI, dengan tujuan efisiensi, memperkuat kebersamaan, serta menyamakan persepsi dan arah perjuangan organisasi.
Selain itu, Munas VII menjadi forum pertanggungjawaban kepengurusan PP SPPJM FSPMI selama satu periode lima tahun, sekaligus ruang evaluasi dan perumusan arah kebijakan organisasi ke depan. Ia juga menyoroti tantangan sektor perkapalan dan jasa maritim, khususnya terkait persoalan upah yang masih relatif rendah serta penguatan basis keanggotaan.
SPPJM FSPMI sendiri merupakan hasil transformasi organisasi yang sebelumnya bernama Serikat Pekerja Golongan Dok dan Galangan Kapal (SPGDG), yang kemudian berubah menjadi Serikat Pekerja Perkapalan dan Jasa Maritim FSPMI sebagaimana ditetapkan dalam Munas sebelumnya.
Menutup sambutannya, Jamsari berharap Munas VII SPPJM FSPMI dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang konstruktif demi penguatan organisasi.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Munas VII SPPJM FSPMI secara resmi dinyatakan dibuka.
Munas VII SPPJM FSPMI diikuti oleh kurang lebih 36 peserta, yang merupakan perwakilan sah dari berbagai unsur organisasi, terdiri dari Perangkat Pimpinan Pusat (PP) SPPJM FSPMI, Perwakilan Pimpinan Cabang (PC) SPPJM FSPMI dari berbagai daerah, Perwakilan Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPPJM FSPMI sektor perkapalan dan jasa maritim se-Indonesia, Panitia Pelaksana Munas VII SPPJM FSPMI, dan Undangan dari unsur internal FSPMI
Para peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dan hadir untuk mengikuti seluruh rangkaian sidang Munas, termasuk pembahasan laporan pertanggungjawaban, evaluasi program kerja, serta perumusan kebijakan dan rekomendasi strategis organisasi untuk periode lima tahun ke depan.
Munas VII SPPJM FSPMI diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan sinergi organisasi guna memperkuat peran SPPJM FSPMI dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja sektor perkapalan dan jasa maritim di Indonesia.



