Ironi Dibalik Megahnya Industri, Ratusan THR Pekerja Mitra PT. RAPP Belum Dibayarkan

Ironi Dibalik Megahnya Industri, Ratusan THR Pekerja Mitra PT. RAPP Belum Dibayarkan
(Foto: Ilustrasi)

Pelalawan, KpOnline
​Di saat manajemen puncak mungkin sedang sibuk menghitung proyeksi laba kuartal, ribuan pekerja kontraktor di bawah naungan PT. RAPP justru sedang berhadapan dengan meja makan yang kosong. Hak atas Tunjangan Hari Raya (THR), yang secara hukum bukan sekadar “bonus”, melainkan kewajiban kini menguap dalam balada klasik saling lempar tanggung jawab.

​Alibi “Invoice” yang Menyakiti Rakyat Kecil
​Sangat memuakkan mendengar alasan bahwa THR belum cair hanya karena masalah administratif seperti “invoice yang belum dibayar oleh pemberi kerja.” Jika benar demikian, maka ini adalah bukti nyata kegagalan sistemik.

​Mengingat mengapa vendor/kontraktor berani mengambil kontrak besar jika modal kerja perusahaan tidak mampu menalangi hak dasar pekerja? Menjadikan invoice sebagai tameng adalah bentuk ketidaksiapan finansial yang memuakkan.

Sebagai raksasa industri, Pihak PT. RAPP seharusnya tidak membiarkan mitra kerjanya beralasan seperti ini, dikarenakan seperti membiarkan nama besar perusahaan terseret dalam praktik “perbudakan modern” yang berkedok profesionalisme.

​Kejadian ini harus menjadi tamparan keras bagi departemen Procurement dan manajemen PT. RAPP. Sudah saatnya PT. RAPP berhenti sekadar mencari mitra yang “paling murah” dan mulai mencari mitra yang “paling manusiawi.”

​Jika sebuah perusahaan kontraktor tidak sanggup membayar THR tanpa harus menunggu tetesan dana dari induk, maka perusahaan tersebut tidak layak menyandang status sebagai mitra kerja PT. RAPP. Jangan sampai keuntungan pribadi para pemilik vendor dibangun di atas keringat dan air mata pekerja yang tidak bisa membelikan baju lebaran untuk anak-anaknya.

​”Berapa banyak lagi pekerja yang harus menjadi korban sistem ‘lempar batu sembunyi tangan’ ini? PT. RAPP jangan hanya pandai mengejar target produksi, tapi tumpul dalam mengawasi moralitas para mitranya.”

​Kesejahteraan pekerja kontraktor adalah cerminan dari etika bisnis PT. RAPP sendiri. Jangan biarkan rantai pasokan Anda tercemar oleh praktik-praktik perusahaan “papan nama” yang hanya ingin untung tanpa mau menanggung risiko kesejahteraan.