Jakarta, KPonline – Industriall-Sask Project menggelar Advance Training on Gender Equality pada 13–14 Oktober 2026 di Merlynn Park Hotel, Jakarta. Pelatihan ini diikuti oleh 28 peserta yang berasal dari tiga federasi serikat pekerja, yakni FSPMI, KEP-SPSI, dan FSP KEP KSPI.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta mengenai kesetaraan gender (gender equality) di lingkungan kerja, sekaligus memperkuat peran serikat pekerja dalam mendorong terciptanya tempat kerja yang adil, aman, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi.
Project Coordinator Industriall-Sask Project, Mimin Ida Nurjanah, menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki sejumlah tujuan penting, terutama membangun kesadaran peserta terhadap prinsip-prinsip kesetaraan gender serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia kerja.
Menurut Mimin, peserta juga diharapkan mampu menyusun Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang memuat ketentuan perlindungan pekerja terkait kesetaraan gender. Hal ini menjadi penting agar hak-hak pekerja, khususnya dalam menghadapi persoalan diskriminasi dan kekerasan berbasis gender, mendapatkan perlindungan yang memadai.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta semakin memahami pentingnya kesetaraan gender dan mampu mendorong lahirnya PKB yang memberikan perlindungan terhadap pekerja, termasuk terkait kekerasan berbasis gender,” ujar Mimin Ida Nurjanah.
Selain meningkatkan pemahaman, pelatihan ini juga dirancang untuk mempersiapkan peserta menjadi fasilitator dalam isu kesetaraan gender. Dengan kemampuan tersebut, para peserta diharapkan dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman kepada anggota serikat pekerja lainnya di federasi masing-masing.
Keterlibatan tiga federasi serikat pekerja dalam kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kolaborasi gerakan buruh dalam memperjuangkan kesetaraan gender. Melalui peningkatan kapasitas kader, serikat pekerja diharapkan semakin mampu mengintegrasikan perspektif gender dalam perjuangan hak-hak pekerja dan perundingan hubungan industrial.
Melalui Advance Training on Gender Equality, Industriall-Sask Project berharap lahir kader-kader serikat pekerja yang memiliki kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan untuk mendorong kebijakan ketenagakerjaan yang responsif gender, memperkuat perlindungan melalui PKB, serta mewujudkan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi, kekerasan, dan pelecehan. (Iwan BS)