Pasuruan, KPonline – Pimpinan Unit Kerja (PUK) King Kim Indonesia (KJI) menggelar kegiatan Halal Bihalal sekaligus Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) kepengurusan pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Kantor KC FSPMI Bangil yang beralamat di Jalan Pattimura No. 306 RT 04 RW 02 Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, seusai jam kerja pukul 17.00 WIB.
Agenda ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota dan pengurus PUK KJI untuk mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri sekaligus melakukan konsolidasi organisasi dalam menghadapi dinamika perjuangan buruh ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PUK KJI sebelumnya, Syaifudin, secara resmi menyampaikan pengajuan pensiun dini dari pekerjaannya di perusahaan. Keputusan tersebut diambil karena keinginannya untuk beralih dan memulai usaha baru setelah sekian lama berkecimpung sebagai buruh pabrik.
Meski demikian, Syaifudin menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung perjuangan serikat pekerja. Ia berpesan agar seluruh anggota terus menjaga semangat juang. “Dengan adanya serikat buruh di dalam perusahaan, pengusaha akan berpikir panjang sebelum mengambil tindakan. Apalagi dengan adanya Perjanjian Kerja Bersama (PKB), kita memiliki kekuatan legalitas yang tinggi dalam memperjuangkan hak-hak buruh,” ujarnya. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk hadir dan membantu jika dibutuhkan oleh organisasi.

Estafet kepemimpinan kemudian dilanjutkan oleh ketua PUK KJI terpilih, Samsul Arifin, yang menyatakan kesediaannya untuk meneruskan perjuangan organisasi. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh anggota untuk tetap solid dan aktif dalam setiap gerakan serikat.
“Mari kita teruskan perjuangan ini dengan semangat yang tidak pernah padam. Jaga solidaritas dan kekompakan. Anggota juga harus proaktif dalam berjuang bersama demi kepentingan kita semua,” tegasnya.
Kegiatan Rakorsus dan Halal Bihalal ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota PUK KJI. Turut hadir pula Ketua PC SPAI FSPMI Pasuruan Raya, Ahmad Yani, yang memberikan penguatan mental dan motivasi kepada seluruh peserta. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga militansi, persatuan, dan kesadaran kolektif dalam memperjuangkan hak-hak buruh di tengah tantangan industrial yang semakin kompleks.
Kegiatan ini ditutup dengan suasana penuh keakraban melalui Halal Bihalal, sebagai simbol saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan antaranggota, sekaligus memperkokoh tekad dalam melanjutkan perjuangan serikat pekerja ke depan.
(Ike Murni – Kontributor Pasuruan)



