FSPMI Tegaskan Sikap Organisasi di Depan Gerbang PT Epson dan Yamaha Music

FSPMI Tegaskan Sikap Organisasi di Depan Gerbang PT Epson dan Yamaha Music

Cikarang, KPonline-Kawasan Industri EJIP, Desa Sukaresmi dan M2100, mendadak tidak seperti biasanya pada Rabu (11/3/26). Ratusan massa yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten/Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang PT. Indonesia Epson Industry dan PT. Yamaha Music Manufacturing Asia.

Aksi ini bukan sekadar tuntutan normatif biasa, melainkan penyampaian sikap tegas organisasi terkait dinamika internal yang berdampak pada relasi industri di kedua perusahaan tersebut.

Poin Utama Aksi: Pemberhentian Tidak Hormat

Inti dari aksi kali ini adalah sosialisasi keputusan organisasi mengenai pemberhentian tidak hormat terhadap sejumlah anggota serikat.

Langkah disiplin organisasi ini menyasar beberapa anggota, termasuk:
• Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) di PT Indonesia Epson Industry.
• Ketua di PT Yamaha Music Manufacturing Asia.

Perwakilan massa aksi dari atas mobil komando (mokom) menegaskan bahwa keputusan ini telah melalui mekanisme internal organisasi yang valid.

Penyampaian aspirasi di depan publik dan pihak manajemen bertujuan agar perusahaan memahami status hukum dan organisasional para mantan pengurus tersebut.

“Keputusan pemberhentian tidak hormat ini adalah sikap resmi organisasi. Kami hadir di sini untuk memastikan pihak perusahaan mengetahui bahwa mereka yang telah diberhentikan tidak lagi merepresentasikan sikap maupun kepentingan FSPMI,” ujarnya.

Aksi yang berlangsung tertib ini mengirimkan pesan jelas kepada pihak manajemen PT. Indonesia Epson Industry dan PT. Yamaha Music Manufacturing Asia. FSPMI meminta perusahaan menghormati kedaulatan organisasi serikat pekerja dalam menentukan keanggotaannya.

Kemudian, FSPMI pun berharap penyampaian sikap ini menjadi dasar baru dalam hubungan industrial yang lebih bersih dan sesuai dengan garis komando organisasi.