Pelalawan, KpOnline-
Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Provinsi Riau menghadiri undangan resmi dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau dalam acara peresmian renovasi Masjid Al-Adzim yang dirangkaikan dengan agenda buka puasa bersama. Kegiatan yang berlangsung ini dipusatkan di area Mapolda Riau, Jalan Patimura, Pekanbaru, sebagai bentuk sinergi antara aparat penegak hukum dengan elemen buruh di Bumi Lancang Kuning, Selasa (17/03/2026).
Kehadiran tokoh buruh dalam agenda tersebut dihadiri oleh Ketua DPW FSPMI Provinsi Riau, Satria Putra, didampingi oleh Sekretaris Konsulat Cabang (KC) FSPMI Kabupaten Pelalawan, Riadi Saputra. Selain itu, tampak hadir pula jajaran pengurus PUK SPPK FSPMI PT. Adei Plantation & Industry yang turut serta memenuhi undangan sebagai bagian dari daftar tamu prioritas yang disusun oleh pihak kepolisian guna mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolri di wilayah hukum Polda Riau. Berdasarkan surat undangan bernomor B/Und-115/III/KEP./2026, agenda ini tidak hanya sekadar seremonial peresmian rumah ibadah, namun juga menjadi wadah konsolidasi sosial antara Polri dengan berbagai organisasi serikat pekerja dan organisasi kemasyarakatan lainnya guna menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Ketua DPW FSPMI Provinsi Riau, Satria Putra, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Polda Riau yang melibatkan unsur
buruh dalam kegiatan religius dan sosial ini.
“Kami sangat mengapresiasi undangan dari Bapak Kapolda Riau. Momentum peresmian Masjid Al-Adzim dan buka puasa bersama ini adalah wujud nyata bahwa komunikasi antara kepolisian dan serikat pekerja berjalan sangat harmonis. Kami berharap fasilitas ibadah yang baru diresmikan ini membawa keberkahan bagi seluruh anggota Polri dan masyarakat yang berkunjung ke Mapolda,” ujar Satria.
Sekretaris KC FSPMI Kabupaten Pelalawan, Riadi Saputra, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga iklim industrial yang sejuk di Riau. “Kehadiran kami di sini, termasuk kawan-kawan dari PUK PT. Adei, menunjukkan komitmen FSPMI untuk selalu mengedepankan dialog dan hubungan baik dengan instansi negara, kami ingin memastikan bahwa suara buruh tetap terdengar dalam bingkai kebersamaan, terutama di bulan penuh berkah ini,” ungkap Riadi.
Pengurus PUK SPPK PT. Adei Platation And Industri dalam rombongan ini juga menunjukkan soliditas organisasi dari tingkat wilayah hingga tingkat unit kerja di perusahaan. Kehadiran mereka menegaskan bahwa hubungan industrial yang harmonis tidak hanya dibangun di meja perundingan, tetapi juga melalui interaksi sosial dan spiritual yang intensif bersama pemangku kepentingan terkait, termasuk pihak kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah setelah berbuka puasa. Melalui pertemuan ini, diharapkan koordinasi antara Polda Riau dan FSPMI ke depannya semakin solid, khususnya dalam mengawal isu-isu ketenagakerjaan secara preventif dan humanis, demi terwujudnya stabilitas ekonomi dan keamanan yang berkelanjutan di Provinsi Riau.