FSPMI Purwakarta Semarakkan Ramadhan Dengan Santunan

FSPMI Purwakarta Semarakkan Ramadhan Dengan Santunan
Foto by Adi Prasetyo (MP Purwakarta)

Purwakarta, KPonline–Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Purwakarta kembali membuktikan bahwa mereka bukan sekadar mesin demonstrasi. Memasuki fajar Ramadhan 1447 Hijriah, FSPMI memberikan “tamparan” keras bagi siapa saja yang meragukan solidaritas buruh lewat aksi nyata yang menyentuh akar rumput.

Sabtu (14/03), Kantor Konsulat Cabang FSPMI Purwakarta mendadak menjadi episentrum harapan. Di bawah komando Garda Metal, pilar yang biasanya dikenal sebagai garda terdepan di garis massa ini menunjukkan sisi humanisnya.

Mengusung tema besar “Bangga Berjuang dan Berbagi Bersama FSPMI”. Sebanyak 400 anak dari delapan desa yakni Cinangka, Dangdeur, Wanakerta, Cigelam, Cibungur, Bungursari, Cibening, hingga Kamojing merasakan kehangatan dari para pejuang buruh dengan mendapatkan santunan. Aksi ini seolah menegaskan bahwa FSPMI tidak hanya pandai bertarung demi kesejahteraan anggotanya, tetapi juga pasang badan untuk kesejahteraan sosial di wilayah mereka berpijak.

Doni, selaku Ketua Pelaksana yang juga sekaligus anggota Garda Metal FSPMI dari PUK (Pimpinan Unit Kerja) Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) FSPMI PT. Sumi Indo Wiring Systems (SIWS), kepada media perdjoeangan menyampaikan bahwa keberhasilan acara ini adalah bukti kolektivitas tanpa batas.

“Terima kasih kepada para donatur dan kawan kawan panitia yang telah mewakafkan waktu, tenaga, serta pikirannya. Ini bukan sekadar acara tahunan, ini adalah ladang ibadah dan bukti bahwa perjuangan kami tidak pernah lepas dari doa anak-anak yatim,” tegas Doni.

Singkatnya, menurut Doni, kegiatan ini sebagai pesan kepada publik bahwa buruh metal adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat. “Jika mereka bisa bersatu untuk berbagi, maka mereka pun bisa jauh lebih kuat saat harus berjuang menuntut keadilan,” ujarnya.

Santunan ini, kata Doni, bukan sekadar bantuan finansial, melainkan manifestasi dari “Salam Resolusi” sebuah janji untuk terus bergerak, baik di meja perundingan maupun di tengah-tengah rakyat yang membutuhkan.

“Ramadhan 1447 H kali ini menjadi saksi, bahwa di bawah bendera FSPMI, semangat berbagi adalah bensin yang membakar semangat juang yang tak kunjung padam,” pungkas Doni.