FSP FARKES Kirim Surat Resmi ke KSPI, Tegaskan Hasil KLB dan Usulkan Wakil di Majelis Nasional

FSP FARKES Kirim Surat Resmi ke KSPI, Tegaskan Hasil KLB dan Usulkan Wakil di Majelis Nasional

Jakarta, KPonline-Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI) pada Selasa (6/1/2026) secara resmi menyampaikan surat kepada Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan seluruh afiliasi KSPI terkait hasil Kongres Luar Biasa (KLB) FSP FARKES REFORMASI – KSPI.

Surat resmi tersebut ditujukan kepada Pimpinan Dewan Eksekutif Nasional (DEN) KSPI, Pimpinan Majelis Nasional (MN) KSPI, serta Pimpinan Afiliasi KSPI. Isinya menegaskan hasil KLB yang telah dilaksanakan pada Jumat, 19 Desember 2025, di Kantor DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI, Komplek PTB Buaran No. 02, Duren Sawit – Jakarta Timur.

Dalam Kongres Luar Biasa tersebut, peserta kongres hadir DPP, DPD, DPC dan PUK sudah qourum secara mufakat dan aklamasi menetapkan kepemimpinan baru Dewan Pimpinan Pusat FSP FARKES REFORMASI – KSPI untuk masa bakti 2026–2031, dengan Idris Idham sebagai Presiden dan Siswo Darsono sebagai Sekretaris Jenderal. KLB juga menetapkan susunan lengkap personalia pengurus DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI periode 2026–2031.

Sekretaris Jenderal FSP FARKES REFORMASI – KSPI, Siswo Darsono, menegaskan bahwa penyampaian surat resmi ini merupakan bentuk tertib administrasi dan pertanggungjawaban organisasi.

“Surat resmi yang kami sampaikan hari ini adalah penegasan hasil Kongres Luar Biasa. Seluruh keputusan diambil secara sah, demokratis, dan sesuai dengan konstitusi AD/ART federasi,” ujar Siswo Darsono.

Selain kepada KSPI, DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI juga menyampaikan surat resmi kepada Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, serta kepada pihak-pihak terkait di sektor farmasi, antara lain Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi Indonesia/GPFI) dan International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG).

IPMG merupakan asosiasi yang mewakili perusahaan-perusahaan biofarmasi multinasional berbasis riset dan pengembangan terkemuka di dunia yang beroperasi di Indonesia. Penyampaian surat ini dimaksudkan sebagai pemberitahuan resmi kepada para pemangku kepentingan terkait perubahan dan penetapan kepengurusan DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI periode 2026 – 2031.

Dalam surat tersebut, DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI juga menyampaikan bahwa setelah keluarnya Djufnie Ashary dari FSP FARKES REFORMASI – KSPI pada 22 November 2025, federasi saat ini belum memiliki perwakilan di Majelis Nasional KSPI.

Oleh karena itu, melalui surat tertanggal 6 Januari 2026, DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI secara resmi mengajukan dua nama sebagai perwakilan federasi di Majelis Nasional KSPI, yakni Siswo Darsono dan H. Amirudin.

“Kami berharap seluruh pihak dapat mencatat dan menghormati hasil keputusan organisasi ini. Kehadiran perwakilan FSP FARKES REFORMASI – KSPI di Majelis Nasional KSPI penting untuk memperkuat konsolidasi dan perjuangan bersama gerakan buruh, khususnya di sektor farmasi dan kesehatan,” tegas Siswo.

DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan industrial yang konstruktif, dialog sosial yang sehat, serta perlindungan hak-hak pekerja farmasi dan kesehatan di Indonesia.