Forum EDH dan Garda Metal DHJ Santuni Keluarga Almarhum Bejo

Forum EDH dan Garda Metal DHJ Santuni Keluarga Almarhum Bejo

Bekasi, KPonline – Almarhum Bejo dikenal sebagai salah satu crew Mokom Bekasi yang aktif dalam gerakan grebek pabrik untuk membebaskan buruh dari jeratan sistem outsourcing dan upah murah sekitar tahun 2012 silam.

Perjuangan tersebut membuahkan hasil di mana banyak buruh pabrik di Bekasi yang akhirnya diangkat menjadi PKWTT (pekerja tetap).

Dalam setiap momentum penting, Bejo selalu hadir mengawal gerakan Mokom Bekasi.
Pada aksi penolakan PP 78 di depan Istana Negara Jakarta tahun 2015, Bejo turut menjadi bagian dari massa aksi yang mengalami tindakan represif aparat.

Ia sempat tertangkap bersama puluhan peserta aksi lainnya, terkena tembakan gas air mata, serta mengalami pemukulan hingga dikriminalisasi. Bejo kemudian menjalani proses persidangan selama 1 tahun bersama 26 aktivis yang ditangkap, hingga akhirnya dinyatakan bebas.

Bejo dikenal sebagai aktivis buruh yang konsisten berjuang bersama FSPMI. Ia meninggal dunia karena sakit pada tahun 2023 di kampung halamannya di Pakisjaya, Karawang. Semasa hidupnya, Bejo juga tercatat sebagai salah satu penjaga Omah Buruh di kawasan EJIP, Cikarang Selatan.

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan perjuangannya, Forum EDH bersama Garda Metal DHJ dalam momentum menyambut Idul fitri 1447 H menggelar kegiatan santunan kepada keluarga almarhum.

Santunan diberikan kepada istri dan putri semata wayang Almarhum Bejo yang saat ini duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar.

Ketua Forum EDH, Hidayah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh PUK yang tergabung dalam Forum EDH atas partisipasi dan kepeduliannya.

“Semoga apa yang telah menjadi kepedulian kawan-kawan dapat membawa manfaat dan memberikan keberkahan untuk kita semua,” ujar Hidayah. (Ocha)