Jakarta, KPonline-Kongres V Partai Buruh yang digelar di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jalan Angkasa No. 1, RT 07/RW 05, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026), menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi dan perumusan arah perjuangan Partai Buruh ke depan.
Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Pamekasan, Arif Fahrudin, menegaskan bahwa Kongres V harus menjadi titik balik sekaligus momen reformasi strategi pemenangan menjelang Pemilu 2029. Ia menilai pengalaman pada Pemilu 2024 sebagai pelajaran berharga yang tidak boleh terulang.
“Berpijak pada pengalaman Pemilu 2024, Kongres V ini adalah momen untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan reformasi strategi pemenangan menuju Pemilu 2029,” tegas Arif.
Ia menekankan pentingnya mengintegrasikan komitmen sebagai aktivis buruh dengan peran sebagai politisi Partai Buruh. Menurutnya, sinergi antara gerakan buruh di akar rumput dan kerja politik partai merupakan kunci dalam membangun kekuatan elektoral yang solid dan berkelanjutan.
“Dengan mengintegrasikan komitmen sebagai aktivis buruh dan politisi partai, saya berupaya mengembangkan strategi yang efektif dalam meraih suara pada Pemilu 2029. Partai Buruh harus hadir sebagai alat perjuangan nyata bagi kaum buruh dan rakyat kecil,” ujarnya.
Kehadiran Arif Fahrudin dalam Kongres V Partai Buruh mencerminkan tekad Exco Kabupaten Pamekasan untuk terus berperan aktif memperkuat konsolidasi organisasi serta memperjuangkan kepentingan buruh melalui jalur politik yang terstruktur dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.



