Engkos Kosasih: Sinergi dengan Manajemen Kunci Harmonis dan Kesejahteraan PUK FCC

Engkos Kosasih: Sinergi dengan Manajemen Kunci Harmonis dan Kesejahteraan PUK FCC

Bandung, KPonline – Sekretaris Umum PP SPAMK FSPMI, Engkos Kosasih, S.T, dalam sambutannya pada Musyawarah Unit Kerja (Musnik) VIII PUK SPAMK FSPMI PT. FCC Indonesia periode 2026–2029 menegaskan pentingnya sinergi antara serikat pekerja dan manajemen perusahaan demi menjaga harmonisasi serta meningkatkan kesejahteraan anggota.

Kegiatan yang digelar pada 14–15 Februari 2026 di Ball Room Bale Kambang, Karang Setra Hotel ini diikuti 126 peserta, terdiri dari 80 pengurus dan anggota PUK SPAMK FSPMI PT. FCC Indonesia serta 46 tamu undangan dari berbagai PUK SPAMK se-Kabupaten Karawang dan perwakilan PUK SPA di Honda Group.

Bacaan Lainnya

Turut hadir perwakilan Manajemen PT. FCC Indonesia Fiqih Alfirdausy, Ketua PC SPAMK FSPMI Kabupaten Karawang Asmat Serum, S.H., M.H beserta jajaran, serta unsur pilar FSPMI Kabupaten Karawang, di antaranya Korda Garda Metal Karawang Dani Supardika, Kabiro Peliputan Media Perdjoeangan Karawang Hasan, S.Pd.I., dan Ketua DPD Jamkeswatch Karawang Syehudin.

Dalam sambutannya, Engkos menyampaikan apresiasi kepada pengurus PUK FCC periode 2023–2026 yang telah berjuang membela hak dan kesejahteraan anggota. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia Musnik VIII atas kerja keras dan pengorbanan waktu demi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Engkos turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Presiden FSPMI, Suparno, S.H, yang sedang melayat ke anggota PUK SPAI FSPMI PT. Parin Mojokerto, Jawa Timur. Selain itu, Ketua Umum PP SPAMK FSPMI juga berhalangan hadir karena keperluan keluarga.

Dalam pesannya, Engkos menekankan bahwa ke depan PUK FCC harus mampu bersinergi dengan manajemen PT. FCC Indonesia. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam hubungan industrial adalah hal yang wajar.

“Perbedaan dalam satu dapur itu pasti ada, tetapi jika dikelola dengan baik akan menjadi keberkahan. Dari keberkahan itulah akan lahir cahaya untuk kemajuan perusahaan dan kesejahteraan anggota,” tegasnya.

Ia juga menitipkan pesan agar hubungan industrial antara PUK, PC, dan manajemen tetap dijaga dengan baik serta tidak ada pihak yang merasa dianaktirikan.

Engkos mengingatkan bahwa PUK FCC berdiri sejak tahun 2005 bersama PUK HPPM dan PUK ATI dalam membangun FSPMI di Kabupaten Karawang. FSPMI dikenal sebagai organisasi perjuangan dan pergerakan, sehingga menurutnya seluruh anggota bersama pengurus PUK harus terus bergerak.

“Bergerak dalam memperjuangkan kesejahteraan itu pasti, tetapi harus bersama-sama dengan perusahaan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya keterbukaan dan kejujuran dalam membangun kesejahteraan. “Jangan ada dusta dalam kemajuan perusahaan dan kesejahteraan anggota. Jika perusahaan maju dan kesejahteraan terjaga, maka hubungan industrial akan harmonis,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Engkos kembali menyampaikan terima kasih kepada PUK FCC dan Manajemen PT. FCC Indonesia yang selama ini mendukung kegiatan FSPMI di Kabupaten Karawang maupun di tingkat Pimpinan Pusat.

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk menyukseskan Musnik VIII sebagai momentum memperkuat organisasi dan menjaga kesejahteraan anggota ke depan.

Pos terkait