Bekasi, KPonline – Kolaborasi komunitas kembali menghadirkan agenda penuh keberkahan dalam kegiatan Ta’jil On The Road 1447H yang dilaksanakan di Bundaran Kawasan Industri Hyunday, Rabu, 4 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan di bulan suci Ramadan untuk berbagi kepada masyarakat, pekerja dan para pengguna jalan yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Dengan penuh semangat persaudaraan, Team Namicoh dan MSK turun langsung membagikan ta’jil sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengamalan nilai-nilai keislaman.
Hadir dalam agenda tersebut di antaranya jajaran bidang-bidang dari PUK Namicoh dan PUK MSK yang turut serta menyukseskan kegiatan ini.
Sinergi yang terbangun mencerminkan ukhuwah Islamiyah yang kuat, bahwa dalam bulan yang penuh rahmat ini, setiap langkah kebaikan menjadi ladang pahala.
Semangat berbagi ini diharapkan menjadi wujud nyata dari iman dan kepedulian terhadap sesama, sebagaimana Ramadhan mengajarkan untuk meningkatkan empati dan solidaritas sosial.
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan oleh Ketua Panitia, Edwin, kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya agenda tahunan ini.
Ia mengapresiasi kerja sama, kekompakan, serta kontribusi moril maupun materil dari seluruh komunitas dan para donatur yang telah berpartisipasi.
“Semoga segala bentuk kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” kata Edwin.
“Sebanyak 500 pax ta’jil telah berhasil didistribusikan kepada masyarakat pengguna jalan. Semoga apa yang telah dibagikan menjadi keberkahan dan barokah untuk kita sekalian,” tambahnya.
Kegiatan ini bukan sekadar membagikan makanan berbuka, namun juga menebar senyum, mempererat silaturahmi, serta menguatkan nilai kebersamaan di tengah kehidupan sosial.
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadis riwayat At-Tirmidzi:
“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu.” (Heri)