Tuban, KPonline — Semangat solidaritas dan kepedulian antar pekerja kembali ditunjukkan oleh PUK SPAI FSPMI Persatuan Pekerja PT Semen Indonesia. Pada Sabtu (18/3/2026), mereka menyerahkan santunan kepada mantan anggota Garda Metal FSPMI Kabupaten Tuban yang kini tidak lagi bekerja akibat kondisi kesehatan yang menurun, termasuk gangguan penglihatan hingga tidak dapat melihat.
Penyerahan santunan dilaksanakan di Desa Tlogowaru, Dusun Mbogor, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa hubungan kekeluargaan di antara pekerja tetap terjalin, meskipun seseorang sudah tidak lagi aktif bekerja maupun berorganisasi.
Selama aktif di Garda Metal FSPMI, Rukawi dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan perjuangan buruh, khususnya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja di Kabupaten Tuban. Namun, kondisi kesehatan yang terus menurun memaksanya berhenti dari aktivitas kerja dan organisasi.
Perwakilan PUK SPAI FSPMI Persatuan Pekerja PT Semen Indonesia, Ahmad Wahab Khuzaini, menyampaikan bahwa santunan ini bukan sekedar bantuan materi, melainkan simbol kuat solidaritas dan rasa kekeluargaan yang terus dijaga dalam organisasi.
“Ini adalah bentuk solidaritas kami. Kami ingin menunjukkan bahwa perjuangan tidak berhenti ketika seseorang sudah tidak lagi bekerja. Kebersamaan ini tetap terjalin,” ujarnya.
Selain penyerahan santunan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara anggota aktif dan purna anggota. Kehadiran rekan-rekan Fspmi diharapkan mampu memberikan semangat serta dukungan moral bagi penerima santunan dan keluarganya.
Rukawi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota FSPMI Tuban.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian, kepedulian, dan bantuan yang telah diberikan. Santunan ini bukan hanya berarti secara materi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi kami dalam menghadapi kondisi saat ini,” ungkapnya.
Ia juga mengaku terharu dan bangga pernah menjadi bagian dari perjuangan bersama di FSPMI, serta berharap solidaritas dan kebersamaan tetap terus terjaga.
“Saya mendoakan agar kawan-kawan semua senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. Sekali lagi, terima kasih atas segala kebaikan yang telah diberikan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, FSPMI diharapkan terus menjadi wadah yang tidak hanya memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh, tetapi juga menjaga nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di antara para anggotanya.
(Imam Mujaidin – Kontributor Tuban)



