Jakarta, KPonline — Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Tuban, Duraji, menegaskan pentingnya penyusunan strategi politik yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman dalam rangka memenangkan Pemilu 2029. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Kongres V Partai Buruh yang digelar di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jalan Angkasa No. 1, RT 07/RW 05, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
Dalam keterangannya, Duraji menyampaikan bahwa Kongres V harus menjadi momentum konsolidasi sekaligus perumusan langkah strategis Partai Buruh ke depan, khususnya dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai welfare state atau negara kesejahteraan.
“Kongres V ini diharapkan mampu menghasilkan strategi yang adaptif untuk pemenangan Pemilu 2029. Strategi tersebut harus disesuaikan dengan kondisi sosial, ekonomi, serta kebutuhan pemilih yang terus berkembang,” ujar Duraji.
Ia menekankan bahwa Partai Buruh perlu memberi perhatian serius kepada segmen pemilih muda, khususnya Generasi Z hingga Generasi Alfa, yang akan menjadi kelompok pemilih dominan pada Pemilu mendatang. Menurutnya, pendekatan politik yang konvensional sudah tidak lagi cukup, sehingga diperlukan inovasi dalam pola komunikasi, program, dan isu perjuangan yang dekat dengan realitas generasi muda.
“Gen Z dan Gen Alfa memiliki karakteristik, cara berpikir, dan kebutuhan yang berbeda.
Partai Buruh harus mampu berbicara dengan bahasa mereka, memahami aspirasi mereka, dan menghadirkan solusi nyata bagi masa depan mereka,” tegasnya.
Duraji juga menyatakan optimisme bahwa melalui Kongres V ini, Partai Buruh akan semakin solid dan siap menghadapi tantangan politik ke depan dengan tetap berpegang pada perjuangan kesejahteraan rakyat, keadilan sosial, serta keberpihakan kepada kaum buruh dan pekerja.
(Bunga Djo)



