Mojokerto, KPonline – Pujianto, S.H., mewakili Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FSPMI Jawa Timur, memberikan sambutan dalam Musyawarah Unit Kerja (Musnik) IX FSPMI PT Pakarti Riken Indonesia (PARIN) yang digelar di Vanda Gardenia Hotel, Sabtu (17/1/2026).
Dalam Sambutannya, menekankan posisi strategis PUK PARIN sebagai salah satu PUK tertua FSPMI di Jawa Timur.
Beberapa poin utama yang disampaikan oleh Pujianto meliputi:
1. Eksistensi PT PARIN sebagai Pendiri FSPMI Jatim: Pujianto mengenang PT PARIN sebagai salah satu unit kerja tertua yang masih eksis dan konsisten hingga saat ini. Narasumber menyebutkan bahwa dari beberapa perusahaan awal yang mendirikan FSPMI di Jawa Timur, hanya PT PARIN yang masih bertahan kokoh sementara yang lain telah tutup.
2. Kritik terhadap Kebijakan Ekonomi Pemerintah: Narasumber melontarkan kritik keras terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada rakyat kecil, terutama terkait perdagangan bebas dan masuknya produk asing tanpa pajak yang menghancurkan industri dalam negeri seperti baja dan tekstil. Pujianto menegaskan bahwa penutupan perusahaan-perusahaan di Indonesia bukan disebabkan oleh kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK), melainkan akibat kebijakan pemerintah sendiri.
3. Dinamika Hubungan Industrial: Pujianto mengapresiasi hubungan industrial di PT PARIN yang dinilai tetap dinamis meskipun di tengah situasi ekonomi yang sulit. Dirinya juga menceritakan sejarah perjuangan masa lalu, termasuk pengalaman pahit saat menghadapi intimidasi aparat selama pergerakan buruh.
4. Pentingnya Kaderisasi dan Persatuan: Menanggapi hadirnya wajah-wajah muda dalam kepengurusan, Pujianto berharap regenerasi ini terus berjalan baik. Narasumber berpesan agar pengurus fokus pada perjuangan anggota, bukan hanya sibuk mengurusi internal pengurus. Pujianto juga mengingatkan agar pendekatan kemanusiaan dan sosial lebih dikedepankan daripada sekadar pendekatan hukum yang rawan disalahgunakan.
Pujianto menutup sambutannya dengan memberikan dukungan penuh kepada kepengurusan di bawah pimpinan Narwoko dan berharap Musnik ini melahirkan pemimpin yang amanah untuk kemajuan PT PARIN dan kesejahteraan anggotanya.