Pelalawan, KPonline- BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kabupaten Pelalawan melaksanakan kegiatan sosialisasi program Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) kepada para Agen Perisai yang berada dalam wadah Kantor FSPMI Pelalawan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat Konsulat Cabang (KC) FSPMI Pelalawan, pada Jumat, (06/02/2025) Pangkalan kerinci, Kabupaten pelalawan. dihadiri langsung oleh perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Pelalawan yakni Adrian Putra serta Akhmad Adrian dari bidang kepesertaan.
Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman para Agen Perisai terkait peran, mekanisme kerja, serta strategi memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan khususnya bagi pekerja rentan dan pekerja sektor informal di Kabupaten Pelalawan.
Perisai Jadi Ujung Tombak Perluasan Perlindungan Pekerja
Dalam pemaparannya, Adrian Putra menegaskan bahwa Agen Perisai memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di tengah masyarakat.
“Program Perisai ini adalah salah satu langkah nyata BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan perlindungan. Agen Perisai adalah mitra penting yang menjadi penghubung langsung antara BPJS Ketenagakerjaan dengan pekerja, khususnya pekerja informal dan pekerja rentan,” ujar Adrian Putra.
Ia juga menekankan bahwa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya untuk pekerja formal di perusahaan, tetapi juga untuk pekerja mandiri seperti buruh harian, petani, nelayan, pedagang kecil, sopir, ojek, kurir, hingga pekerja lepas.
“Banyak pekerja yang masih belum sadar bahwa mereka juga berhak mendapatkan perlindungan JKK dan JKM. Melalui Perisai, kita ingin memastikan perlindungan ini benar-benar sampai ke lapisan masyarakat paling bawah,” tambahnya.
Agen Perisai Didukung Penuh untuk Perluas Kepesertaan
Sementara itu, Akhmad Adrian menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan akan terus memberikan pendampingan, penguatan informasi, dan dukungan teknis kepada para Agen Perisai agar mampu bekerja maksimal di lapangan.
“Perisai bukan sekadar agen pendaftaran, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi publik. Agen Perisai harus mampu menjelaskan manfaat BPJS Ketenagakerjaan secara sederhana dan tepat kepada masyarakat,” kata Akhmad Adrian.
Ia juga menyampaikan bahwa Agen Perisai memiliki peran besar dalam mendorong perlindungan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan masa depan pekerja.
“Kami berharap para Agen Perisai yang berada di wadah FSPMI Pelalawan bisa menjadi motor penggerak dalam mengedukasi pekerja, karena FSPMI punya jaringan luas hingga ke basis pekerja,” lanjutnya.
FSPMI Pelalawan Siap Jadi Mitra Strategis
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Pelalawan berharap sinergi bersama FSPMI Pelalawan dapat terus terjalin untuk mendorong peningkatan kepesertaan, khususnya bagi pekerja bukan penerima upah (BPU) dan pekerja rentan.
Kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar, disertai sesi diskusi dan tanya jawab seputar mekanisme kerja Agen Perisai, prosedur pendaftaran, hingga strategi membangun kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
(Jon)



