Pelalawan, KpOnline- Awal tahun 2026 diselimuti duka bagi warga di sekitar Jl. Pemda. Suasana yang semestinya dipenuhi harapan, berubah mencekam ketika api melahap deretan rumah kontrakan pada Sabtu sore, sekitar pukul 17.25 WIB. Kepulan asap tebal terlihat membumbung tinggi, memaksa warga sekitar berhamburan menyelamatkan diri dan barang yang sempat dijangkau.
Sekitar enam pintu kontrakan atau lebih, yang sebagian besar berdinding papan habis terbakar. Api diduga pertama kali muncul dari salah satu pintu kontrakan, namun penyebab pastinya belum dapat dipastikan. Material bangunan yang mudah terbakar, dan faktor angin membuat si jago merah cepat menjalar, sehingga seluruh blok kontrakan tak mampu diselamatkan.
Kobaran api sempat menyambar rumah warga di sisi kiri dan sebuah ruko di sisi kanan lokasi kejadian. Berkat respon cepat warga dan petugas pemadam, kedua bangunan tersebut akhirnya dapat diselamatkan, meski sempat mengalami kerusakan ringan. Upaya pemadaman berlangsung dalam situasi panik dan penuh kewaspadaan.
Dalam insiden ini, tidak ada korban jiwa. Namun kerugian material tidak dapat dihindari. Dua unit sepeda motor Honda turut terbakar, sementara warung nasi goreng yang menyatu dengan bangunan kontrakan juga ludes dilalap api. Banyak penghuni kehilangan tempat tinggal beserta barang kebutuhan sehari-hari.
Hingga kini, besaran kerugian belum dapat ditaksir. Petugas masih melakukan pendataan terhadap para korban serta pemilik bangunan. Warga berharap adanya penanganan cepat, baik untuk kebutuhan darurat maupun proses pemulihan pascakejadian.
Pihak berwenang direncanakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui sumber api dan faktor penyebab kebakaran. Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama pada kawasan pemukiman padat dengan bangunan berbahan kayu.