Asmat Serum: Konsolidasi Jadi Kunci Sukses Kongres VII dan Perjuangan Buruh Jawa Barat

Asmat Serum: Konsolidasi Jadi Kunci Sukses Kongres VII dan Perjuangan Buruh Jawa Barat

Karawang, KPonline – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FSPMI Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Konsolidasi Organisasi dan Koordinasi dalam rangka persiapan Kongres VII FSPMI dan Munas SPA FSPMI, sekaligus membahas RUU Ketenagakerjaan serta UMSK Jawa Barat Tahun 2026, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan soliditas organisasi menjelang agenda nasional FSPMI agar seluruh struktur, dari pusat hingga daerah, memiliki pemahaman dan sikap yang sama dalam menghadapi dinamika perjuangan buruh ke depan.

Bacaan Lainnya

Konsolidasi berlangsung di Gedung Serba Guna KH. Ahmad Dahlan, Rest Area Masjid Al Ghammar, Jalan Interchange Karawang Barat. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars FSPMI, dan Mars Partai Buruh, sebagai simbol komitmen perjuangan dan nasionalisme kaum buruh.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting FSPMI, di antaranya Presiden Partai Buruh/Presiden KSPI sekaligus Ketua Majelis Nasional Ir. H. Said Iqbal, M.E., Presiden FSPMI Riden Hatam Aziz, S.H., Sekjen FSPMI Sabilar Rosyad, S.H., Ketua DPW FSPMI Jawa Barat sekaligus Calon Presiden FSPMI Suparno, S.H., serta Ketua Umum PP SPAMK FSPMI H. Furqon.

Hadir pula perwakilan KC FSPMI Kabupaten Purwakarta, Subang, Cirebon, Bandung Raya, dan Cianjur, serta jajaran pimpinan serikat dan pilar organisasi FSPMI.

Sebagai tuan rumah, Ketua KC FSPMI Kabupaten Karawang Asmat Serum, S.H., M.H. hadir bersama jajarannya, didampingi Ketua dan perwakilan PC SPA FSPMI Kabupaten Karawang, Sekretaris DPW FSPMI Jawa Barat Dede Rahmat, Sekretaris Umum PP SPL FSPMI Supriyanto, para Ketua dan pengurus PUK se-Kabupaten Karawang, serta pilar organisasi seperti Garda Metal Karawang, Media Perdjoeangan Karawang, Jamkeswatch Karawang, dan Gaspol Karawang.

Dalam sambutannya, Asmat Serum menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta atas keterbatasan tempat dan jamuan yang belum maksimal. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Ketua PUK se-Kabupaten Karawang yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan konsolidasi.

“Kami berharap seluruh peserta konsolidasi dapat memahami secara utuh sosialisasi pelaksanaan Kongres VII FSPMI dan Munas SPA FSPMI, serta menyamakan persepsi dalam menyikapi RUU Ketenagakerjaan dan penetapan UMSK Jawa Barat tahun 2026,” ujar Asmat.

Ia menegaskan bahwa konsolidasi organisasi merupakan fondasi utama untuk menjaga kekuatan dan arah perjuangan FSPMI agar tetap berada di jalur kepentingan buruh, khususnya dalam menghadapi tantangan kebijakan ketenagakerjaan di masa mendatang.

Pos terkait