Anomali Kenaikan Upah 2026: PUK SPAMK FSPMI PT KTSI Justru Catat Kenaikan Tertinggi di Karawang

Anomali Kenaikan Upah 2026: PUK SPAMK FSPMI PT KTSI Justru Catat Kenaikan Tertinggi di Karawang

Karawang, KPonline – Dalam rangkaian Konsolidasi Akbar PUK SPAMK FSPMI PT Kasai Teck See Indonesia yang digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026 di Aula Masjid Al-Ghammar, Bung Aang Ruhaedin, S.E., S.H., M.H. hadir memberikan sambutan sebagai perwakilan PC SPAMK FSPMI Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Bung Aang memaparkan sejumlah data terkait proses perundingan upah tahun 2026. Ia menyampaikan bahwa dari total 46 PUK SPAMK di Kabupaten Karawang, baru 6 PUK yang telah mencapai kesepakatan upah 2026. Kondisi ini, menurutnya, tidak terlepas dari dinamika kebijakan pengupahan pasca diterbitkannya Surat Keputusan Gubernur yang secara sepihak menghapus ketentuan KBLI, yang sebelumnya berjumlah 120 KBLI sesuai usulan bupati dan wali kota, kemudian dipangkas menjadi hanya 24 KBLI.

Bacaan Lainnya

Ironisnya, sektor usaha PT Kasai Teck See Indonesia tidak termasuk dalam 24 KBLI tersebut, sebagaimana halnya beberapa PUK lainnya. Namun, bak sebuah anomali, enam PUK yang justru menjadi perhatian khusus PC SPAMK FSPMI Karawang, termasuk PUK SPAMK FSPMI PT KTSI, menjadi PUK yang lebih dahulu memulai perundingan dibandingkan PUK lainnya. Bahkan, Bung Aang mengaku takjub karena persentase kenaikan upah yang dicapai justru menjadi yang tertinggi di Kabupaten Karawang.

Pada kesempatan tersebut, Bung Aang menyampaikan apresiasi kepada tim perunding upah PUK SPAMK FSPMI PT KTSI atas keberhasilannya mencapai kesepakatan upah tahun 2026. Meski demikian, ia mengingatkan agar setelah tercapainya kesepakatan, solidaritas terhadap PUK lain yang belum mencapai titik temu tetap dijaga dan diperkuat.

Menutup sambutannya, Bung Aang turut menjelaskan kompleksitas situasi politik ketenagakerjaan di Kabupaten Karawang yang dinilainya semakin rumit. Sebagai bagian dari Depekab (Dewan Pengupahan Kabupaten) Karawang, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut menuntut upaya dan energi ekstra demi memperjuangkan kesejahteraan buruh, khususnya di wilayah Kabupaten Karawang.

Juliardx

Pos terkait