Jakarta, KPonline — Agus Supriyanto, S.H., dalam pembukaan Kongres V Partai Buruh, menegaskan komitmen kuat partai dalam memperjuangkan terwujudnya Indonesia sebagai negara sejahtera (welfare state). Di hadapan peserta kongres, ia menggaungkan semangat perjuangan melalui jargon HOSTUM dan RUU Ketenagakerjaan sebagai fondasi utama perlindungan dan kesejahteraan kelas pekerja.
Agus Supriyanto menyampaikan bahwa visi Partai Buruh untuk mewujudkan welfare state didasarkan pada tiga prinsip utama, yakni kesetaraan kesempatan, distribusi kekayaan yang adil dan merata, serta tanggung jawab publik dalam menjamin kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Menurutnya, negara harus hadir secara aktif dalam memastikan hak-hak dasar warga negara terpenuhi, terutama bagi kaum buruh, petani, nelayan, guru, tenaga honorer, perempuan, anak muda, serta kelompok difabel yang selama ini kerap termarjinalkan.
Dalam pidatonya, Agus Supriyanto memaparkan sejumlah sasaran kerja strategis Partai Buruh, antara lain:
– Mewujudkan kedaulatan rakyat sebagai fondasi demokrasi sejati
– Menciptakan lapangan kerja yang layak dan berkelanjutan
– Memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya
– Memperkuat jaminan sosial bagi seluruh rakyat
– Mewujudkan kedaulatan pangan, ikan, dan ternak
– Menjamin upah yang layak bagi seluruh pekerja
– Menerapkan pajak yang berkeadilan demi kesejahteraan rakyat
– Membangun hubungan industrial yang adil dan manusiawi
– Menjaga lingkungan hidup, HAM, serta perlindungan masyarakat adat
– Memberikan perlindungan khusus bagi perempuan dan anak muda
– Mendorong pemberdayaan kelompok difabel
– Meningkatkan kesejahteraan serta pengangkatan status PNS bagi guru, dosen, dan tenaga honorer
Lebih lanjut, ia menegaskan penolakan tegas terhadap praktik outsourcing, kontrak kerja berkepanjangan, jam kerja yang tidak manusiawi, serta menuntut pesangon yang layak bagi buruh. Partai Buruh juga berkomitmen membangun kekuatan ekonomi nasional melalui BUMN dan koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.
Dalam sektor jaminan sosial, Agus Supriyanto menekankan pentingnya perlindungan menyeluruh yang meliputi jaminan pensiun, jaminan pengangguran, jaminan air bersih, hingga jaminan makan bagi rakyat. Selain itu, perlindungan terhadap tanah adat dan hutan adat menjadi bagian tak terpisahkan dari perjuangan Partai Buruh.
“Kongres V ini adalah momentum untuk menegaskan bahwa Partai Buruh berdiri tegak bersama rakyat, memperjuangkan keadilan sosial, kesejahteraan, dan masa depan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tegas Agus Supriyanto.
Dengan semangat tersebut, Kongres V Partai Buruh diharapkan melahirkan arah perjuangan yang semakin kuat dalam mengawal terwujudnya Indonesia sebagai welfare state yang sesungguhnya.
(Bunga Djo)



