Geliat FSPMI di Korsel

Gresik, KPonline – Ketika membaca kata “Korsel” jangan membayangkan Korea Selatan. Bukan itu yang dimaksud. Korsel disini adalah singkatan dari Koordinator Selatan. Adanya di Gresik. Jawa Timur. 

Di Gresik, ada satu Pimpinan Unit Kerja (PUK) yang kompak dan penuh dengan semangat dalam juang. PUK tersebut adalah PUK SPL FSPMI PT Duta Cipta Pakarperkasa Kedung Anyar (PUK SPL FSPMI PT DCP KA). Mengingat lokasi tempat kerja dan markas koordinasinya yang berada di wilayah paling selatan kota pudak dan masih satu-satunya PUK FSPMI yang ada disana, maka PUK tersebut kerap di sebut dengan “Koordinator Selatan” yang disingkat menjadi Korsel.

Baca juga: Geliat Pasukan Lali Omah FSPMI Gresik

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua PUK SPL FSPMI PT DCP KA, Danang Winarto, saat menghadiri acara tasyakuran dan pembentukan Koordinator Unit Garda Metal PUK SPL FSPMI PT DCP KA.

Kegiatan ini berlangsung di OB Korsel (Omah Buruhnya Korsel) pada hari ini Minggu (19/2/2017). Kegiatan ini diikuti oleh pengurus, anggota, dan Garda Metal PUK SPL FSPMI PT DCP KA.

Baca juga: Jamkeswatch Gresik Kembali Advokasi Pasien Hidrosefallus

Dari pertemuan yang di mulai pada pukul 09.00 wib ini menyepakati dan melantik Andra sebagai Koordinator Unit (Kornit) Garda Metal di DCP KA. Kemudian acara dilanjutkan dengan tasyakuran sebagai ungkapan rasa syukur bahwasanya 37 orang anggota PUK ini telah berhasil mengikuti Latsar Garda Metal yang di adakan pada pekan ketiga dibulan Januari lalu.

Pada kesempatan ini Kornit Garda Metal Andra yang baru saja dilantik menyatakan bahwa kenapa acara ini wajib diselenggarakan, karena untuk menunjukan rasa syukur kepada Allah SWT yang sampai saat ini memberikan rahmat dan hidayahnya kepada segenap anggota FSPMI. Semoga dengan acara ini Garda Metal Korsel selalu di beri kesehatan dan kekompakan untuk selalu bisa mengawal perjuangan kaum buruh, khususnya di Jawa Timur .

Baca juga: Para Pejuang Sosial

“Kedepan semoga FSPMI bisa berkembang lebih banyak lagi di wilayah Gresik selatan karena disekitar pabrik kami. Sebab di daerah ini masih banyak kaum buruh yang belum mendapatkan hak hak normatifnya,” pungkasnya.

Penulis: Andy Arif 
Photografer: Rochan Syahadat dan Putut Cahyono

Facebook Comments